ANEKA

Besok, BKDD Jemput Hasil Tes Lelang Jabatan di Makassar

ENREKANG,UPEKS.co.id — Hingga saat ini, Badan Kepagawaian Dan Diklat Daerah ( BKDD) Kabupaten  Enrekang belum mengumumkan hasil tes lelang jabatan 18 jabatan eselon dua yang lowong di Pemkab Enrekang.

Meski pelaksanaan tes lelang jabatan tersebut sudah selesai dilakukan sejak Bulan Desember 2019 lalu. Namun
hingga saat ini hasilnya belum bisa diketahui.

Drh. Junwar, Kepala BKDD Enrekang mengatakan, dirinya baru dipanggil oleh pihak Panitia Seleksi dalam hal ini  LAN, UNM dan Pemprov besok,Rabu (8/1/2020) untuk mengambil hasil tes dan nilai para Pejabat yang mengikuti  lelang Jabatan tersebut.

Dia mengatakan, akan berangkat sendiri ke Makassar untuk menerima langsung hasil tes tersebut.

“Sampai sekarang memang kita belum umumkan karena memamg belum ada hasilnya. Ini saya baru saja terima  telepon dari Prof. Jufri Sekretaris Panitia seleksi untuk datang mengambil tesnya. Jadi rencananya besok hasilnya baru kami ambil”. Kata Junwar, Selasa (7/1/2020)

Hosting Unlimited Indonesia

Dia juga membantah jika selama ini beredar kabar bahwa hasil tes lelang Jabatan sudah diketahui Bupati atau  sudah ada ditangan Bupati.

” Jadi tidak benar itu kalau ada cerita yang berkembang jima hasil tes lelang jabatan esslon II sudah ada ditangan Bupati. Hasilnya baru saya mau jemput ke Makassar besok,” ujarnya.

Junwar menambahkan ada 40 orang Pejabat yang mendaftar ikut tes lelang jabatan pada Bulan Desember  lalu,namun satu mengundurkan diri karena kesibukan dan hanya 39 orang yang sempat ikut tes.

Pejabat yang mundur dan tidak mengikuti tes adalah Direktur RSUD Maspul, Enrekang, dr. M. Yusuf.

Meski hasilnya sudah ditangan BKDD besok, namun Junwar belum bisapastikan kapan pengumumannya dan  kapan akan dilantik.

Hal ini karena Bupati masih harua menetapkan satu nama daru tiga nama yang dinyatakan lulus disetiap OPD yang  dilelang.

“Jadi nanti tiga nama yang muncul di setiap OPD akan dipilih oleh pak Bupati karena beliau punya hak Priogatif  untuk menentukan,” ujar Junwar.

Selain itu, jadwal pelantikan juga akan menunggu persetujuan atau rekomendasi dari Gubernur untuk jabatan  Sekretaris Daerah (Sekda) dan persetujuan DPRD Enrekang untuk jabatan Sekretaris dewan (Sekwan).

“Jadi mekanismenya untuk dua jabatan itu, bupati akan mengirim surat ke gubernur dan DPRD untuk meminta  persetujuan,” tuturnya.

Ia pun akan berupaya agar pelantikan pejabat untuk 18 jabatan lowong tersebut bisa segera dilantik bulan Januari  ini. ( Sry )

#TRENDING

To Top