SULAWESI SELATAN

Ahli Waris Ancam Polisikan Camat Polut, Soal Dugaan Pemalsuan Dokumen Lahan

Ahli Waris Ancam Polisikan Camat Polut, Soal Dugaan Pemalsuan Dokumen Lahan

Takalar,Upeks— Ahli waris lahan milik Mangulabbe Kr. Kio mengancam akan melaporkan Camat Polongbangkeng Utara (Polut), M. Rusli ke pihak Kepolisian.

Pasalnya, M. Rusli diduga telah melakukan pemalsuan dokumen lahan milik Mangulabbe Kr. Kio yang saat ini akan dibebaskan untuk pembangunan Bendungan Pamukkulu di Desa Kale Ko’mara, Kabupaten Takalar.

Perwakilan ahli waris lahan milik Mangulabbe Kr. Kio, M. Tompo Mappase’leng mengaku, pihaknya bakal melaporkan M. Rusli yang saat ini menjabat sebagai Camat Polut, lantaran disinyalir telah memalsukan dokumen tanah milik kakeknya, Mangulabbe Kr. Kio, seluas 7,25 Hektare (Ha) di Romang Lasa dan 47 Ha di Romang Sapanga.

Sebab, menurut dia, selama ini pihak ahli waris belum menyerahkan hak atas kedua tanah tersebut ke pihak manapun. Termasuk kepada M. Rusli yang masih merupakan kerabatnya itu.

“Kalau kami (ahli waris) belum menyerahkan hak tanah itu, lantas pak Camat dapat surat itu dari mana. Makanya, kami menduga sudah terjadi pemalsuan dokumen disini. Jadi, kami berencana akan melaporkan masalah ini ke Polisi. Jika memang pak Camat punya bukti surat aslinya, tunjukkan dan perlihatkan ke kami selaku ahli waris,” katanya, Selasa (7/1/2020).

Surat penyerahan hak atas lahan yang dipegang M. Rusli, lanjut M. Tompo, yang diterbitkan pada tanggal 18 Juni 1997, tanpa sepengetahuan para ahli waris. Parahnya lagi, saksi-saksi yang bertanda tangan di surat itu beralamatkan di Kecamatan Pattallassang. Mereka juga, kata dia, membantah telah bertanda tangan di surat penyerahan hak atas lahan itu.

Sementara itu, Camat Polut, M. Rusli yang dikonfirmasi menegaskan, siap jika dirinya dilaporkan ke Polisi. Bahkan, hingga ke pengadilan.

“Saya siap jika dilapor, bahkan sampai di pengadilan, saya siap. Biar semua jelas, siapa yang palsukan. Karena semua surat-surat aslinya, saya yang pegang. Karena saya juga ahli waris, itu (lahan) sunrang (Mahar) dari Bapakku ke mamaku selaku istri kedua. Mereka itu ahli waris dari pihak perempuan, sedangkan saya dari bapakku, dari pihak laki-laki,” tegasnya.(rif)

#TRENDING

To Top