2020, Dinas Pendidikan Sinjai Berlakukan Kinerja Berbasis Online

  • Whatsapp
2020, Dinas Pendidikan Sinjai Berlakukan Kinerja Berbasis Online

2020, Dinas Pendidikan Sinjai Berlakukan Kinerja Berbasis Online

SINJAI, UPEKS.co.id—Tahun 2020 Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai berencana membuat sistem kerja berbasis  online, kata Kadis Pendidikan Sinjai, Andi Jefriyanto Asapa di ruang kerjanya, Selasa (28/1).

Bacaan Lainnya

“Minggu ini kami akan mekukan uji coba sistem Case study colaboration (CSC) di 14 sekolah guna memantau
bagaimana peran pengawas, kepala sekolah, guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dalam penyelesaian
kasus yang dihadapi dwngan aplikasi Microsoft 365. Kami juga bagikan akun untuk sekolah dengan kapasitas 5  tera,” ujarnya.

Menurut Andi Jefriyanto tahun ini juga pihaknya juga akan menggunakan sistem. Smart office dalam rangka  memperpendek birokrasi di Dinas Pendidikan dan menjadi program unggulan.

“Berbasis online sistem ini bisa digunakan untuk pendaftaran siswa baru dan juga bisa memantau posisi guru,  kepala sekolah dan pengawas dimanapun dia berada karena terkoneksi dengan HP android mereka,” ujarnya.

Juga akan dilakukan sitem Try out setiap 3 bulan untuk semua SD/SMP melalui sistem Smart Office untuk  memantau pencapaian mereka yang materinya dari semua mata pelajaran. Sistem ini sangat mudah karena  semua data sudah di data dapodik cuman belum dipergunakan dengan maksimal. Jadi dengan sistem smart office  semua hal bisa lebih mudah dilakukan, jelasnya.

Lanjut Andi Jefriyanto pihaknya juga sementara membuat aplikasi bagi orang tua untuk memantau perkembangan  anak mereka di sekolah.

“Jadi mereka nanti sisa mendownload aplikasinya dan bisa memantau hasilnya. Hal ini sudah dilakukan di  Makassar dengan nama Rapor murid. Kalau kami masih mencari nama yang bagus untuk aplikasi tersebut.  Selanjutnya semua pengawas, kepala sekolah hingga guru wajib menguasai IT. Dan kami sudah mengeluarkan  edaran kepada mereka untuk tetap di sekolah sampai jam pelajaran selesai,” terangnya.

Diketahui Dinas Pendidikan Sinjai beru saja melakukan pengisian seleksi jabatan kepala sekolah untuk 126 orang  dan wajib melakukan program 100 hari kerja dengan sistem berbasis IT. (egy)

Pos terkait