SULAWESI SELATAN

175 Aparatur Desa se Lutra Belajar Kelola Keuangan

Makassar, Upeks.co.id – Pelaporan dalam penggunaan Dana Desa (DD) saat ini harus menggunakan aplikasi yang disiapkan oleh pemerintah. Aplikasi ini bertujuan untuk menginput laporan Dana Desa yang dikeluarkan oleh Negara untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dalam aplikasi ini operator Desa harus dapat melakukan penginputan keuangan desa sehingga dapat terwujudnya keterbukaan informasi tentang pengelolaan dana desa.

Sistem ini adalah sistem yang dikembangkan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri dalam rangka meningkatkan tata kelola keuangan desa. Fitur-fitur yang disediakan dalam aplikasi Siskeudes dibuat sederhana sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan Siskeudes.

Bimtek ini dengan Aplikasi Sitem Informasi Keuangan Desa(Siskeudes) versi 2.0.2, Rabu(8/1/2020) di Hotel Grand Imawan Kota Makassar Provinsi Sulsel, dan dibuka langsung Bupati Luwu Utara(Lutra), Sulawesi-Selatan(Sulsel), Hj. Indah Putri Indriani.

Dimana kegiatan Bimtek ini bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(PMD) Lutra yang dikomandani Misbah dan Pusat Pengkajian Ekonomi Penge bangan Informasi Keuangan Daerah  dimana kegiatsn Bimtek ini dihadiri Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintah Desa Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Benny Irawan.

Hal ini disampaikan Kasubag Analisa Media dan Dokumentasi  Saraswati S.I.Kom pada media ini  Kamis(9/1/2020), bahwa ada beberapa hal yang harus dipahami jika berbicara pengelolaan keuangan desa, yakni perencanaan, pelaksanaan, pdnatausahaan, pelaporan dan pertanggung jawaban.

Dan Bupati Lutra Hj. Indah Putri Indriani berharap dengan kegiatan Bimtek ini semoga penyusunan APBDes akhir Januari 2020 sudah harus segera dituntaskan, sehingga di bulan Februari sudah bisa bekerja.

” Pastikan penerimaan dan pengeluaran desa dalam pelaksanaan kewenangan desa itu dilaksanakan melalui rekening kas desa serta penerima life time achievement award ini. Dan berpesan agar segera membentuk kelompok kerja antara Camat, Kasi PMD Kecamatan,  Tenaga pendamping, Kepala Desa dan perangkat desa lainnya,” harap Indah.

Hosting Unlimited Indonesia

Dan sebelumnya Kepala Dinas Pemerintahan Desa(PMD), Misbah berharap agar para aparatur desa segera melaksanakan penginputan rancangan APBDes sesuai Siskeudes 2.0.2.

Dan ini semua merupakan upaya Pemda untuk menghindari kesalahan-kesalahan apapun yang bisa saja terjadi,” ucap Misbah.

Dengan proses penginputan sekali sesuai dengan transaksi yang ada, dapat menghasilkan output berupa dokumen penatausahaan dan laporan-laporan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dokumen penatausahaan yang tersaji dalam aplikasi Siskeudes yakni Bukti Penerimaan, Surat Permintaan Pembayaran (SPP), Surat Setoran Pajak (SSP) dan dokumen-dokumen lainnya. Kemudian untuk laporan yang dapat dibuat menggunakan Siskeudes yakni Laporan Penganggaran seperti APBDes, RAP dan APBDes per sumber dana.

Dari Siskeudes, Pemerintah Desa (Pemdes) juga dapat membuat Laporan Penatausahaan yang meliputi Buku Kas Umum, Buku Bank, Buku Pajak, Buku Pembantu dan Register dokumen penatausahaan. Perkembangan teknologi yang ada diharapkan mampu memudahkan pengadministrasi keuangan khususnya bagi Pemdes.

“Sehingga memudahkan kontrol pada administrasi keuangan desa sehingga keuangan desa lebih transparan dan akuntabel secara administratif. Yang pasti harus optimis bisa menggunakan aplikasi ini, karena Siskeudes ini sangat mudah diakses, tidak berbayar dan membantu tugas-tugas pemerintahan desa. Sehingga nantinya di akhir tahun, perangkat desa tidak perlu repot mengumpulkan berbagai laporan atau SPJ, karena semua sudah terekap di dalam aplikasi itu,” tukas Misbah.

Sekadar diketahui, Bimtek ini dimaksudkan untuk memberikan serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi Aparat dan Perangkat Desa sehingga dapat mengoptimalkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Pengelolaan Keuangan Desa dalam rangka menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera, serta diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dalam hal menyusun dan mengelola keuangan desa/dana desa berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bimtek ini juga, untuk meningkatkan kapasitas Aparat dan Perangkat Desa, sehingga dapat menjalankan dan melaksanakan peran, tugas dan fungsinya secara optimal.

Membangun pemahaman kepada aparat Desa dalam mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang lebih Transparan dan Akuntabel dengan mengedepankan prinsip-prinsip ekonomis, efisiensi dan efektivitas penggunaan dana yang telah ditetapkan dalam APBDes.(yustus)

#TRENDING

To Top