ANEKA

Zenius Buka Akses 80.000 Video Pembelajaran Untuk  Pelajar

MAKASSAR,UPEKS.co.id–Zenius Education, pionir platform pendidikan berbasis teknologi (edtech) di Indonesia,  kembali membuktikan komitmen kuatnya dalam merangkai Indonesia yang cerdas dan cerah.

Caranya dengan membuka akses ke lebih dari 80.000 video pembelajaran yang ada di platform Zenius, baik di
website maupun aplikasi lewat program #SemuaBisaZenius.

Program terbaru tersebut, mengusung tema Bebas Akses bagi Seluruh Pelajar, Pembelajar, Pengajar, dan Semua Pelaku Pendidikan di Indonesia.

Co-Founder Zenius Education, Sabda PS menjelaskan, setelah lebih dari 15 tahun berdiri, video pembelajaran Zenius telah diakses oleh jutaan anak bangsa, baik untuk mengembangkan kemampuan akademiknya (pelajar)  maupun untuk mengembangkan dirinya secara utuh (pembelajar).

Pencapaian ini, lanjutnya, menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya anak Indonesia di seluruh pelosok negeri.

“Di penghujung tahun 2019 ini, kami dengan gembira mengumumkan sebuah program #SemuaBisaZenius, dimana video pembelajaran Zenius dapat diakses bebas biaya. Harapannya, Zenius dapat memberikan manfaat lebih besar, lebih mendalam, dan manfaat ini bisa menjangkau lebih luas para pelajar, pembelajar, guru, maupun pelaku dunia pendidikan di seluruh Indonesia,”ujar Sabda, Kamis (20/12/2019).

Sejak 2004, Zenius telah menjalani proses selama 15 tahun dalam merumuskan pendekatan belajar dengan  teknologi yang mengutamakan pemahaman konseptual dan pembentukan daya nalar, sehingga kompetensi dasar yang ingin dibentuk adalah pemahaman mendalam mengenai konsep keilmuan, bukan hanya soal mengingat dan
menghafal.

Dengan demikian, pelajar dan pembelajar diproyeksikan untuk memiliki pola pikir yang baik dan mampu beradaptasi serta mencari solusi atas masalah yang dihadapi.

Hosting Unlimited Indonesia

Kemampuan berpikir ini juga yang nantinya dibutuhkan oleh generasi masa depan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan bersaing. Pendekatan pembelajaran Zenius ini harapannya bisa turut membantu misi dari
pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Chief of Education Initiatives Zenius Education, Amanda Witdarmono mengatakan, yang telah berpengalaman 5 tahun terjun langsung ke lapangan, mendengarkan suara para guru di berbagai pelosok Indonesia, melihat tantangan besar di berbagai daerah bersama program pemberdayaan guru.

Amanda menegaskan bahwa distribusi persebaran tenaga pendidik dan sumber materi belajar pada negara kepulauan terbesar di dunia (Indonesia) merupakan tantangan tersendiri yang perlu disambut dengan solusi yang  efektif dan efisien.

Data dari Kemendikbud tahun 2018 menyebutkan, bahwa rasio guru dan siswa di Indonesia masih jauh dari proporsi ideal, di mana di tingkat SD rasio tersebut menyentuh angka 1:38, di tingkat SMP 1:35, dan di tingkat SMA 1:34.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, distribusi tenaga pendidik dan materi belajar akan sulit dan memakan waktu yang lama untuk menjangkau seluruh pelosok Indonesia jika hanya didistribusikan melalui jalan darat dan laut saja. Oleh karena itu, perlu solusi yang efektif dan efisien dengan bantuan teknologi internet untuk mempercepat jangkauan materi belajar dan tenaga pendidik ke seluruh pelosok negeri,”kata Amanda.

Merumuskan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul di masa depan adalah sebuah pekerjaan besar bersama.

Dengan pengalaman 15 tahun yang dimiliki Zenius, serta dengan penetrasi teknologi dan internet yang telah melebihi kecepatan distribusi materi pembelajaran konvensional, program #SemuaBisaZenius dapat turut membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Melalui program ini, Zenius berinisiatif untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran yang merata bagi  semua khalayak tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Dengan (Zenius) membuka akses video pembelajaran seluas-luasnya bagi anak bangsa, semoga semua pelajar  dan pembelajar di Indonesia bisa belajar sesuai dengan minat dan bakatnya serta memperoleh kesempatan untuk  merdeka belajar melalui program #SemuaBisaZenius,” tutup Amanda. (mit).

#TRENDING

To Top