Bupati Pesan Jangan Jadi Kades “Borro”

  • Whatsapp
Bupati Pesan Jangan Jadi Kades "Borro"

ENREKANG, UPEKS.co.id –Sebanyak 28 Kepala Desa Terpilih mengikuti  Pengambilan Sumpah dan Janji, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Desa Terpilih sekaligus Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota BPD Terpilih dari 41 Desa Se Kabupaten Enrekang Periode Tahun 2019 – 2025.

Kades dan BPD terpilih dilantik oleh Bupati Enrekang Drs, H. Muslimin Bando,M. Pd dan disaksikan oleh Jajaran Forkopimda Enrekang, Staf Ahli, Asisten,Pimpinan Perbankan, Pimpinan OPD, Para Camat, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang dan masyarakat dari Desa yang Kadesnya dilantik saat ini.

Bacaan Lainnya

Sama seperti pelantikan Kades sebelumnya, kali ini pelantikan Kades juga dilaksanakan dihalaman Kantor Bupati Enrekang.Jumat (20/12/2019).

Ketua Apdesi Kabupaten Enrekang, Muskiman mengatakan Ada dua pilihan jika menjadi Kepala Desa.Apakah mau jadi Kades biasa atau mau menjadi Kades yang luar biasa.

” Kita yang menentukan. Jika ingin menjadi Kades luar biasa, berarti kita tidak akan pernah menjadi pendendam kepada masyarakat yang tidak memilih kita. Menjadi Pemimpin yang bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi ditengah tengah masyarakat dan tidak akan pilih kasih”. Kata Muskiman yang juga Kades Dulang, Kecamatan Malua ini.

Bupati saat memberi sambutan mengatakan, bersyukur Kades yang terpilih kali ini atas kepercayaan masyarakat di Desa masing – masing.

” Inilah yang terbaik dan paling disukai masyarakat didesanya karena mampu mengalahkan lawannya. Siapa yang banyak pemilihnya berarti dialah pemenangnya. Asal jangan kadi Kepala Desa yang borro – borro”. Kata Bupati.

Dia berharap seluruh Kades terus berinovasi dan meningkatkan SDM nya. Apalagi diera Digital yang semuanya sudah menggunakan mesin pintar. Jika Kades tak manfaatkan teknologi maka dia akan tertinggal jauh.

” Nah kalau semua Kades dan Lurah memiliki SDM yang memadai maka dia  bisa bekerja secara maksimal dan bertanggungjawab dan jika itu yang terjadi maka Pemkab tidak akan lagi bekerja keras. Kita tidak lagi melakukan sendiri melainkan dilakukan oleh Kades dan perangkatnya”. Pungkas Bupati. (Sry )

Pos terkait