ANEKA

Bupati Jawab Pandangan Fraksi DPRD Lutim atas Dua Ranperda

LUTIM.UPEKS.co.id—Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler menyampaikan tanggapan terhadap pemandangan
umum tersebut melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur dengan agenda tunggal Penyampaian
Jawaban Bupati Luwu Timur di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur, Rabu (18/12/2019).

Jawaban Bupati ini sebagai tindaklanjut atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Luwu Timur terkait dua Ranperda usulan eksekutif yang disampaikan melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur  yang berlangsung sehari sebelumnya.

Diawal pemaparannya, Bupati berterimakasih dan apresiasi terhadap Anggota Dewan yang tergabung dalam  Fraksi-fraksi DPRD Lutim, karena telah menyampaikan pemandangan umumnya sebagai tahapan pembahasan  terhadap dua ranperda tahap III 2019.

Diantaranya, tentang Perubahan atas Perda Lutim No. 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Pasar dan Perubahan atas Perda No. 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Terhadap pertanyaan dari Fraksi Nasdem, bahwa tujuan dilakukannya perubahan atas perda pelayanan pasar adalah untuk menyesuaikan tarif yang dianggap tidak sesuai perkembangan perekonomian saat ini, klasifikasi tipe/golongan pasar dengan harapan PAD semakin meningkat.

Hosting Unlimited Indonesia

Untuk pandangan umum yang disampaikan oleh fraksi Golkar, Ia menyampaikan indikator tolak ukur yang digunakan Pemerintah daerah dalam menentukan besaran tarif retribusi pelayanan pasar adalah berdasarkan golongan/tipe pasar, luas tempat yang digunakan, letak tempat dan fasilitas pasar, Jawaban ini sekaligus  menjawab Pemandangan Umum Frakai PAN.

Menjawab Pemandangan Umum Fraksi Gerindra yang menyoroti terkait beberapa pasar rakyat namun belum  difungsikan, Bupati mengatakan, beberapa pasar yang dibangun tersebut dibangun melalui tugas pembantuan  sampai saat ini belum dapat ditarik retribusi dalam pengelolaannya karena menunggu pengalihan aset dari  Kementerian Perdagangan ke Pemerintah Daerah, hal ini sekaligus menjawab pemandangan umum dari Fraksi  Hanura.

Terkait ketiadaan anggaran dalam RAPBD dalam tahun 2020 untuk OPD yang baru, bahwa penyediaan anggaran  untuk OPD yang baru harus dibentuk lembaganya terlebih dahulu baru disiapkan anggarannya.

Untuk Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan, Bupati menjelaskan untuk pembangunan pasar yang didanai  dengan dana tugas pembantuan telah didesain sesuai prototipe pasar rakyat yang berkonsep modern dimana  telah dilengkapi dengan penunjang Ruang ATM, Musholla, Ruang Laktasi dan lain lain.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan terimakasih kepada seluruh fraksi DPRD yang sudah menyampaikan  pandangan terhadap dua Ranperda tahap III 2018 yang diajukan.

“Jika ada pertanyaan dan pernyataan yang belum terjawab atau dianggap belum cukup, kami mohon maaf, dan  akan kami sampaikan secara lebih jelas pada rapat-rapat pembahasan berikutnya,” pungkas Bupati.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, H. Amran Syam, didampingi Wakil ketua, H.  Muhammad Siddik BM dan H. Usman Sadik serta dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dan  Pimpinan OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. (citizen report/hms).

#TRENDING

To Top