ANEKA

BKPRMI dan Pemda Bimtek Mengajar Fasih Membaca Al-Qur’an

SELAYAR.UPEK.co.id— Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli BUKA bimbingan teknis mengajar fasih
membaca Al-Qur’an dengan cara super cepat, mudah dan menyenangkan, di Pendopo Rumah SJabatan Bupati,
Minggu (29/12/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan DPD BKPRMI Kepulauan Selayar dan Pemda Selayar menghadirkan pemateri  Andi Suriadi, S.Pd.I., M.Q, (Penemu Metode Qiroah).

Sementara peserta diikuti sekitar 600 orang dari 11 kecamatan, yang juga dihadiri oleh Ketua Forum Silaturrahim  Antar Muballigh (Forsam) H. Saiful Arif, S.H., para guru-guru BTQ, Guru agama, Guru TPA, Penyuluh agama dan  imam masjid.

Bupati apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia  berharap dapat bernilai ibadah di sisi Allah SWT, serta diberi ganjaran pahala yang berlipat ganda.

Basli mengatakan pembangunan fisik material tidak akan memberikan manfaat kesejahteraan maksimal kalau  tidak dibarengi dengan pembangunan mental spiritual.

“Kepada peserta saya menitipkan pesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sepenuh hati, agar dapat menyerap  semua materi yang diberikan baik dalam bentuk teori maupun dalam bentuk praktek,” ucap Basli Ali.

Terkhusus kepada pembimbing, Basli Ali berharap kiranya dapat membimbing para peserta dengan sepenuh jiwa,  sehingga hasilnya nanti dapat dikembangkan secara lebih luas, kepada segenap komponen masyarakat secara  berjenjang.

“Saya berharap setelah kegiatan bimbingan ini, para peserta dapat berkomitmen untuk mencanangkan Gerakan  Masyarakat Selayar Membaca Al-Qur’an,” terangnya.

Ketua DPD BKPMI Irwan Sahar menjelaskan bahwa kegiatan terselenggara berangkat dari kegelisahan dengan  ditemukannya beberapa kasus di lapangan dimana setiap kali penerimaan siswa baru, masih banyak ditemukan  anak-anak yang belum mampu membaca Al-Qur’an.

Selain itu kata dia, perlunya peningkatan kualitas dan kapasitas guru BTQ, guru TPA bahkan imam-imam mesjid yang ada.

“Nah salah satu solusinya adalah menghadirkan dan membumikan metode qiroah di Kepulauan Selayar. BKPRMI Kepulauan Selayar memandang bahwa metode qiroah ini adalah metode tercepat dan menyenangkan dalam berbagai metode belajar mengajar Al-Qur’an saat ini. metode ini cocok untuk semua jenis kalangan dan kelompok
umur,” jelas Irwan Sahar.

Dalam keterangannya, satu sampai dua bulan Insya Allah anak didik/santri sudah bisa fashih membaca Al-Qur’an. Ia berharap pemda Kepulauan Selayar bisa memfasilitasi kegiatan bimtek atau tot metode qiroah di desa-desa dan kelurahan yang ada. (Sya)

Loading...

#TRENDING

To Top