Pemda Sinjai Gelar Pelatihan Manajemen Kewirausahaan Industri Tembakau 

  • Whatsapp

Pemda Sinjai Gelar Pelatihan Manajemen Kewirausahaan Industri Tembakau 

SINJAI, UPEKS.co.id—Sekertaris Daerah Sinjai, menghadiri pelatihan manajemen kewirausahaan kegiatan  pembinaan dan pengembangan industri pengelolaan tembakau pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi  dan Sumber Daya Mineral, yang bertempat di Warung Nikmat. Sabtu (19/10).

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan ESDM H. Muh. Ramlan Hamid, mengatakan bahwa pelatihan manajemen kewirausahaan terkait dengan pemanfaatan dana bagi hasil cipta tembakau yang ada di Kabupaten  Sinjai, akan melatih industri-industri rokok yang mulai berkembang di daerah ini.

“Sebenarnya sudah lama tetapi output untuk Kabupaten khususnya dalam pendapatan Kabupaten bagi hasil kita  ini sangat rendah, sehingga kita berupaya untuk tahun ini kita melatih industri yang ada, bagaimana mereka  memperoleh pita cukai,” ujarnya.

Menurut Ramlan, untuk memperoleh hasil yang diharapkan, pihaknya harus berkolaborasi dan berkordinasi ke  Kanwil Bea Cukai di Makassar.

“Untuk menilai dan memfasilitasi industri-industri kecil yang ada di Kabupaten Sinjai  untuk menghasilkan cukai, dan kalo ada cukai dari Kabupaten Sinjai yang belum pernah ada, ini bisa dinaikkan
atau meningkatkan pendapatan Daerah dari dana bagi hasil cukai,” terangnya.

Ramlan berharap semoga kedepannya pemerintah bisa memfasilitasi, membekali masyarakat.

“Kemudian melihat  apa yang masih kurang untuk dibenahi, sehingga kolaborasi antara Pemerintah dengan industri yang ada, ini bisa  menghasilkan pendapatan, bukan saja untuk Pemerintah Daerah tetapi meningkatkan pendapatan masyarakat  khususnya industri tembakau,” jelasnya.

Sementara, Sekertaris Daerah, Drs. Akbar M,Si menyampaikan bahwa pelatihan ini melibatkan pemateri dari  Provinsi, tentunya ada kolaborasi dan pemahaman khususnya berkaitan dengan pengadaan produktif tembakau.

“Dinas Perdagangan, harus menumbuh kembangkan semangat masyarakat untuk melahirkan produksi, yang  tentunya produksi itu dapat dijual secara resmi dan nantinya rokok dapat diberikan label cukai, sehingga bisa dijual  di Kabupaten Sinjai dan juga diluar Kabupaten Sinjai,” ujrnya.

Dengan adanya seperti ini, tentunya sudah tercapai apa yang menjadi visi misi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu  menciptakan lapangan kerja dan melahirkan tenaga kerja pemuda untuk bagaimana melihat potensi yang ada di  Kabupaten Sinjai dari berbagai aspek, sehingga nantinya pendapatan bisa meningkat, tandasnya. (egy).

Pos terkait