Ketua TP.PKK Harapkan Bantaeng tak Masuk Cap Merah Stunting di Sulsel

  • Whatsapp

Ketua TP.PKK Harapkan Bantaeng tak Masuk Cap Merah Stunting di Sulsel

BANTAENG,UPEKS.co.id—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bantaeng Rapat  Koordinasi Kelompok Kerja (FGD)Tahap ke II bertema”Stunting dan Masa Depan Indonesia Berkarakter”  Pendidikan Keluarga.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti 35 peserta yang terdiri dari dinas kesehatan, Dinas PMDP3A,Kepala PAUD,Kepala SD,Kepala  SMP, pengawas, penili,pkbm,skb dan beberapa dari anggota pkk pokja 2,di Ruang Pertemuan Kadis Pendidikan dan  Kebudayaan Kabupaten Bantaeng,Ju’mat,18 Oktober 2019.

Sekretaris Disdikbud yang juga sebagai Plt Kadis dikbud Bantaeng Drs.H.Basri B,M.Si mengatakan,Hasil dari  sosialisasi mengenai stunting dan masa depan Indonesia Berkarakter dengan pelibatan beberapa Dinas Instansi  terutama dinas kesehatan,kita bisa mengetahui langsung apa penyebab dari stunting dan berdampak terhadap  perkembangan anak secara keseluruhan,jelasnya.

“Mudah mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini,kita sebagai masyarakat awam jadi tau tentang bahaya  stunting dengan mengikuti pelayanan pelayanan yang dilakukan sedini mungkin agar resiko kekurangan gizi terhadap anak dapat di identifikasi agar masa depan anak anak Indonesia khususnya Bantaeng  berkarakter” ,jelasnya.

Sementara itu,ketua TP.PKK Kabupaten Bantaeng Hj.Sri Dewi Yanti berharap kepada peserta rakor supaya bisa  bersinergi untuk bersama sama dalam mencegah terjadinya kasus stunting di Bantaeng,karena stunting ini sangat  berpengaruh besar untuk masa depan Indonesia secara umum dan masa depan generasi unggul di
Bantaeng,jelas dia.

“Jadi pencegahan stunting ini harus dimulai dari proses kehamilan sampai didikan anak usia 6 tahun.Mulai dari gizi  ibu hamil,Asi ibu yang melahirkan,mengatur jarak kehamilan,membentuk karakter anak yang lebih banyak  bergerak diluar,memberikan anak karakter karakter yang menjunjung tinggi sportifitas dan memberikan karakter  anak yang baik dan sehat sehingga kita bisa menjadikan Bantaeng tidak ada dalam cap merah stunting di  Sulawesi Selatan”,jelas dia.

Ditambahkan,dia berharap semua stakeholder,tokoh masyarakat, tokoh agama,orang tua,pendidik,pengawas  harus bersama sama bergerak secara simultan atau Massif untuk mencegah terjadinya stunting di Bantaeng,betul  di Bantaeng belum masuk cap merah dan kita berharap Bantaeng tidak masuk cap merah di Sulawesi Selatan dan  untuk mencegah hal itu tidak terjadi,maka kita bergerak bersama sama mulai dari lingkungan yang terkecil
dulu,tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri Ketua TP.PKK Kabupaten Bantaeng Hj.Sri Dewi Yanti,Plt.kadis Dikbud Bantaeng H.Basri.B  dan Kasi PAUD Disdikbud Bantaeng Andi Tenri Mayasari.(IPA).

Pos terkait