Kapolres Beberkan Penangkapan Pengedar Narkoba

  • Whatsapp

 

Kapolres Beberkan Penangkapan Pengedar Narkoba

NARKOBA. Kapolres Enrekang AKBP Ibrahim Aji, S.Ik didampingi Kasat Narkoba Polres Enrekang AKP Muh. Ridwan, SH gelar Press Release penangkapan Tersangka Pengedar Narkoba, Senin (21/10/2019)

ENREKANG, UPEKS.co.id — Terkait penangkapan pengedar Shabu seberat 7,04 gram, Kapolres Enrekang  AKBP Ibrahim Aji didampingi Kasat Narkoba Polres Enrekang AKP Muh. Ridwan, SH menggelar Press Release  pengungkapan kasus narkotika jenis Sbahu yang melibatkan seorang tersangka berinisial J yang bekerja sebagai  Sopir Mobil angkutan umum.

Bacaan Lainnya

Press Release ddngan Awak Media berlangsung di Mako Polres Enrekang, Senin (21/10/19)

Kapolres Enrekang Megatakan, tersangka berinisial J (36) adalah warga Dusun Baraka Utara, Desa Baraka,  Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Tersangka diamankan karena terbukti memiliki Narkotika jenis Shabu  dengan berat 7,04 gram yang disimpan di salsh satu kamar dirumahnya.

Saat dicegat dijalan dan dilakukan penggeledahan tak ditemukan barang bukti didalam mobil tersangka. Namun  kecurigaan Anggota Sat Res Narkoba mengarahkan menuju rumah tersangka yang berada di depan pasar  Baraka.

Saat digiring kerumahnya, akhirnya tersangka tidak dapat mengelak karena dari hasil penggeledahan, petugas  menemukan barang bukti di atas meja salah satu kamar rumah tersangka.

“Menurut Keterangan tersangka bahwa barang yang dia peroleh berasal dari Kabupaten Sidrap dan sudah tiga  kali melakukan transaksi dan sasaran pengedarannya adalah rekannya sesama Sopir” ungkap Kapolres  Enrekang.

Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Enrekang AKP Ridwan, SH mengatakan, Tersangka sudah tiga kali  melakukan transaksi. Setiap kali melakukan transaksi tersangka selalu membeli 10 gram Shabu dengan harga Rp12 juta dan jika habis terjual harganya mencapai Rp 25 juta rupiah.

Dia mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan laporan warga yang sudah sering melihat tersangka  melakukan kegiatan mencurigakan.

Akibat perbuatannya tersangka di jerat dengan undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 112 dan  pasal 114 ayat 2 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun maksimal 20 tahun.

AKP Ridwan, SH menambahkan, kasus narkotika yang tangani mulai dari Januari sampai oktober 2019 dengan  jumlah 12 Laporan Polisi dan 15 orang tersangka, dan kasus ini merupakan pengungkapan yang terbesar selama  tahun 2019.

Saat ini tersangka beserta barang bukti berupa 19 sachet kecil Shabu seberat 0,2, 1 sachet sisa Sbahu yanf sudah  terpakai dan 1 sachet besar Shabu seberatx3 gr, alat isap shabu dan kaca pirex diamankan Sat Narkoba Polres  Enrekang untuk pengembangan lebih lanjut. ( Sry)

Pos terkait