Fadli Zon : Filateli Bisa Membentuk Karakter Anak Milenial

  • Whatsapp

Fadli Zon : Filateli Bisa Membentuk Karakter Anak Milenial

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Ketua Umum Pengurus Perkumpulan Filateli Indonesia (PFI) periode 2017-2022, Fadli  Zon hadir langsung membuka pameran nasional Filateli Makassar 2019, di Trans Studio Mall (TSM), Jalan Metro  Tanjung Bunga, Jumat, (18/10/19).

Bacaan Lainnya

Setelah itu, Fadli Zon membuka dengan resmi pameran filateli nasional 2019 yang akan berlangsung 18-21  Oktober ini.

Anggota DPR RI terpilih ini mengatakan, penggiat filateli di berbagai belahan dunia seperti di Eropa, Amerika, Uni  Emirat Arab masih sangat kuat. Pameran bisa berlangsung hingga lima kali srtahun di seluruh dunia.

“Nilai filateli menyimpan sejarah, memotret peristiwa, tematik dan sebagainya. Pameran ini sebagai pemanasan pameran filateli pada Agustus 2020 di Jakarta,” kata Fadli Zon.

Terkait memantik minat kaum milenial pada benda-benda filateli, Fadli mengatakan saat ini informasi semakin  banyak lewat medsos, pembelian-pembelian bisa secara online. Dan di Jakarta, sejumlah sekolah punya group  filateli yang ckup banyak.

“Sebab filateli mengasa ketelitian, akurasi, buat deskripsi dan story line itu akan mengasah kemampuan ke  depannya. Ini hobi yang sangat bagus dan membentuk kejujuran dan karakter anak-anak remaja meski di era  digital. Dan saya yakin figitalisasi tidak akan memggerus benda benda filateli,” tuturnya.

Ketua DPD PFI Sulsel, Zulfadly Samad Tahir mengatakan, melihat perkembangan di era teknologi, berbagai berita  hoax masih sulit ditangkal. Merusak tatanan masyarakat, utamanya para generasi milenial.

“Makanya, kami merasa terpanggil untuk membangun generasi lewat filateli. Filateli menjadi media untuk membangun karakter bangsa, karena prangko adalah identitas bangsa yang punya nilai
kejujuran dan kesabaran,” ujarnya.

Lebih jauh, Fadly mengungkapkan, pameran filateli ini adalah yang pertama kali di laksanakan di Makassar setelah  20 tahun lalu. Akan sangat meriah, selain karena taraf nasional juga akan dihadiri oleh Uni Emirat Arab.

Terbukti, jumlah frame yang akan dipamerkan pada acara tersebut mencapai 250 frame. Padahal, pameran  nasional sebelumnya paling banter diikuti oleh 150 frame.

“Ini menunjukkan bahwa peminat filateli sangat besar. Mungkin karena kurang digaungkan jadi banyak yang  tertidur,” tuturnya.

Sekjen DPP PFI, Gita Noviandi menambahkan, kegiatan ini akan dihadiri oleh 22 perwakilan DPD PFI dan 3 dari  UEA.

Istimewanya, baru kali ini pameran Filateli di luar Jawa dihelat di mal berkelas premium. “Dulu-dulunya di gedung  pemerintahan. Berkat dukungan PT Pos dan Kemkominfo,” tuturnya.

Dalam event ini, setiap koleksi prangko akan dipertandingkan untuk memperoleh penghargaan sesuai kategori dan  kelasnya masing-masing. Menjadi ajang bergengsi bagi pemenang untuk mengikuti lelang atau pameran yang  sama selanjutnya.

Adapun selama lima hari beberapa item acara yang dihelat diantaranya, pameran filateli antar dua negara  Indonesia dan UEA, pameran nasional filateli Makassar’19, rapat tahunan nasional PFI, bursa lelang benda filateli  dan lokakarya filateli nasional. (hry).

Pos terkait