Info Haji

Wisma Haji Sudiang Miliki Kamar Setaraf Hotel Bintang Tiga

MAKASSAR, Upeks.co.id– Asrama Haji Sudiang Makassar kembali melaunching penggunaan barunya Wisma Jabal Uhud setela Kh amis (11/10/2019), penggunaannya diresmikan oleh Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Sudiang H Ikbal Ismail, mengungkapkan Wisma Jabal Uhud yang diresmikan bersama Aula Arafah memiliki 168 kamar, dengan rincian dua kamar VIP, dua kamar disabilitas, dan 164 kamar standar. Masing-masing kamar terdapat tiga tempat tidur. Wisma ini memiliki fasilitas setara hotel bintang tiga. Sedangkan Aula Arafah setelah dilakukan renovasi bisa penampung 1.200 orang di dalamnya.

“Dua gedung yang diresmikan oleh Menag, dibangun melalui sumber dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) TA. 2018. Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan pelayanan jamaah haji,” ujarnya, Ahad (13/10/2019).

Khusus di Asrama Haji Sudiang, kata pengurus NU Kota Makassar ini, selain untuk keperluan musim haji, dapat digunakan untuk acara pernikahan, seminar, kegiatan ormas dan lainnya. Revitalisasi Asrama Haji mulai dilaksanakan pada tahun 2015 dan telah dibangun lima wisma setara hotel bintang tiga.

“Asrama Haji Makassar dilengkapi dengan fasilitas manasik haji seperti miniatur ka’bah, miniatur shafa marwa, miniatur jamarat dan mockup pesawat. Sehingga sangat representatif untuk digunakan oleh calon jamaah haji dan jamaah umrah bermanasik sebelum ke tanah suci,” ungkapnya.

Asrama Haji juga melengkapi fasilitas mobil bus untuk pengantaran jamaah umrah ke bandara, karena jaraknya sangat dekat dengan bandara Sultan Hasanuddin kurang lebih 5 Km. Untuk lahan parkir dapat menampung kendaraan roda 4 sebanyak 750 unit, luas area parkir kurang lebih 3 hektar.

Saat peresmian Menag mengungkapkan, fasilitas yang ada di Asrama Haji Sudiang juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum. “Segala fasilitas aula kamar-kamar penginapan dan segala sesuatunya itu tidak hanya diperuntukkan bagi jemaah haji kita jemaah umrah kita tetapi masyarakat luas juga bisa memanfaatkan fasilitas yang ada,” terang Menag. (rls)

#TRENDING

To Top