MAKASSAR CITY

ORX-6 Finish Penuh Haru di Tugu Cinta Sejati Aninun-Habibie


Makassar, Upeks.co.id–Open Road Expedition-ORX seri ke-6 telah berakhir.

Seluruh peserta telah memasuki gate finish. Tepat di depan Tugu Cinta Sejati Ainun-Habibie Pare-pare. Pada 13 Oktober 2019. Pukul 15.00 Wita.

Peserta terharu. Wajah mereka berseri-seri. Utamanya beberapa keluarga –suami-istri–. yang setia menanti di gate finish.

Peluk haru dan tangis pun pecah. Berurai air mata. Ketika sosok Ayah
yang dinantikan kembali ke pelukan sang anak dan istri.  Akhirnya muncul digerbang akhir.

Para peserta berpeluk erat dengan buah hati dan Istri dengan dengan isak tangis. Entah apa yang membuat suasana di sore itu menjadi penuh haru, mungkin itulah wujud cinta sejati.

Seluruh peserta ORX-6 disambut oleh Walikota Pare-pare, Dr. H. Taufan Pawe, S.H, M.H beserta jajaran
Muspida Kota Pare-pare antara lain Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pare-pare.

Sesaat sebelum
memasuki gate finish, rombongan penari etnis Sulawesi Selatan berjumlah 17 personil dengan gerakan
gemulai menampilakn tarian selamat datang bagi peserta ORX-6.

Setalah tarian berakhir, Walikota Pare-pare bersama duta pariwisata Kota Pare-Pare mengalukan medali kepada seluruh peserta yang berjumlah 200 orang.

Dari informasi yang diperoleh dari founder ORX Adventure Club, Agus Arifin Nu’mang, menjelaskan bahwa medali serta trophy ORX-6 ini di disain khusus selama 12 hari sesuai konsep event yang diharapkan oleh Founder ORX.

Loading...

Pada sisi depan medali, bergambar siluet puncak gunung Bojo yang dikelilingi pohon rindang serta burung berterbangan diantara pepohonan melambangkan harmonisasi dan keindahan alam yang begitu tinggi. Pada sisi belakang medali, tercetak logo kebesaran ORX Adventure Club sebagai identitas resmi ORX.

“Tingkat kesulitas dalam men-disian medali dan trophy ini saat kedua sisi ini harus diharmonisasikan, untuk mendapatkan icon image seri-6 ini pun butuh waktu untuk
searching berbagai petunjuk, akhirnya ditemukan siluet punggung gunung Bojo yang unit menyerupai lekukan punggung kuda” jelas Agus Arifin Nu’mang, yang akrap disapa “Pak Ketua” dikalangan komunitas offroader Sulsel.

Sekedar menjawab rasa penasaran masyarakat, mengapa Monumen Cinta Sejati Ainun-Habibie yang
dipilih sebagai lokasi finish ORX-6? Kamipun menelusuri ke berbagai sumber di internal panitia dan pengurus ORX Adventure Club, akhirnya kami menemukan penjelasan dari Ketua Panitia ORX seri-6,
Hamka Abbas.

“Lokasi finish ORX seri-6 ini sengaja kami tempatkan di Monumen Aunin-Habibie sebab
memiliki histori yang sangat kuat dan monument tersebut merupakan icon baru Kota Pare-pare dimata
masyakarak Indonesia. Monumen Cinta sejati ini sangat membantu menciptakan warna cinta dalam
olahraga adventure yang cenderung dikenal ekstrim oleh banyak kalangan. ORX adalah satu wadah yang menyatukan perbedaan, keindahan, safety, persahabatan, ketangguhan, kepeduliaan serta harmonisasi manusia dengan alam, jadi menurut pandangan kami itu merupakan unsur Cinta”, jelas
Hamka.

Dari perjalanan selama 3 hari ORX-6 digelar (11-13 Oktober 2019), tercatat beberapa gangguan teknis pada kendaraan peserta.(rls)

Loading...

#TRENDING

To Top