ANEKA

Penuhi Sandang Pangan, PKK Sulsel Ciptakan Kemandirian dan Produktivitas Masyarakat

Makassar,Upeks.co.id— Belum genap seminggu usai penyelenggaraan program Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemenuhan Sandang Pangan Angkatan II oleh PKK Provinsi Sulsel, para peserta TP PKK Kecamatan yang berasal dari 18 kabupaten/kota di Sulsel serta Pengurus POKJA III Provinsi, langsung terjun lapangan meninjau lokasi warga dan memotivasi pemanfaatan lahan pekarangan.

Salah seorang peserta yang cukup aktif adalah Ketua TP PKK Kecamatan Sabangparu, Kabupaten Wajo, Kusmawati. Sehari setelah kembali ke daerah, langsung melaporkan program pemanfaatan pekarangan di daerahnya. Dan merasa bersyukur telah mendapat pembinaan dan wawasan sehingga bisa langsung berkoordinasi dan berdiskusi dengan warga di Kecamatan Sabangparu.

Demikian pula halnya dengan Herlina selaku Ketua TP PKK Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Setelah pembinaan, Herlina mendapatkan pencerahan terkait program-program yang bisa disinergikan dalam mendukung program pemerintah yang sedang berjalan.

Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty Fachrudin mengatakan, kegiatan ini guna mendukung PKK sebagai Gerakan masyarakat aktif sebagai mitra pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan keluarga dan masyarakat. Salah satu program yang dapat mendukung pembangunan di Indonesia adalah dengan memperkuat peran, kinerja dan kemandirian masyarakat hingga tingkat pedesaan dalam pemenuhan sandang pangan.

“Tujuannya adalah memasyarakatkan gerakan pemenuhan sandang pangan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat sekaligus memperkuat peran PKK dalam membangun kinerja dan kemandirian pemenuhan sandang pangan hingga ke tingkat pedesaan,” katanya, kemarin.

“Sebelumnya, pada tanggal 30 September hingga 2 Oktober dilakukan pembinaan untuk Angkatan I yang terdiri atas Pengurus Pokja III dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Pemateri yang memberikan pembinaan dan pelatihan yaitu A. Kasmawaty Paturusi, Prof. Sylvia Sjam, Sri Suro, Uvan Nurwahidah, Zulfitriany D. Mustaka,” tambahnya.

Zulfitriany yang juga Wakil Sekretaris II PKK Provinsi Sulsel berharap, kegiatan tersebut akan menjadi stimulus lahirnya Desa/Kelurahan yang mandiri pangan di tahun 2020. “Ke depannya, diharapkan lahir rumusan kebijakan dalam mendukung Program pemenuhan sandang pangan setiap keluarga untuk mencapai Sulsel Maju, Inovatif dan Sejahtera,” katanya.

Materi program Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemenuhan Sandang Pangan, lanjut Zulfitriany, terdiri atas dasar kebijakan ketahanan pangan, sinergitas program pemerintah dan PKK, dan inovasi dalam pemenuhan sandang pangan. Tema kegiatan ini, kata dia, adalah Menciptakan Kemandirian dan Produktivitas Masyarakat melalui Pemenuhan Sandang Pangan.

“18 kabupaten/kota yang hadir dalam pembinaan ini adalah Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Selayar, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, Pare-Pare, Enrekang dan Toraja Utara,” jelasnya.

Wakil Ketua III, Hajrah menambahkan, kegiatan ini merupakan kegiatan Pengurus Pokja III Provinsi Sulsel yang melibatkan seluruh Pokja III di Sulsel pada angkatan I dan Perwakilan Ketua TP PKK Kecamatan di Sulsel pada angkatan II.

Kegiatan pembinaan Pembinaan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemenuhan Sandang Pangan merupakan program PKK Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sulsel. Turut hadir dalam kegiatan, Ketua Pokja III Provinsi Sulawesi Selatan, Rajnah Muchlis dan Sekretaris Pokja Rahmatiah Idrus.(rif)

#TRENDING

To Top