ANEKA

CitraLand City Losari-Pemkot Makassar Resmikan Taman Gajah


TAMAN GAJAH. Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb dan (baju biru) General Manager Citraland City Losari Makassar Hendra Wahyuadi serta Satpol PP foto bersama di depan Pos Satpol PP. Salah satu fasilitas yang dibangun oleh Citraland City Losari di taman Gajah, Minggu (13/10/19). IST.

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Pengembang kakap, Citraland City Losari terus menunjukkan komitmennya  mendukung ruang terbuka hijau di Kota Makassar. Teranyar, meresmikan taman gajah yang sudah terintegrasi  dengan pos satpol PP.

Secara keseluruhan, Citraland City Losari juga melakukan pembenahan lewat revitalisasi jalan, drainase, pendistrian jalan terusan H. Bau, Metro Tanjung bunga dan Penghibur.

General Manager Citraland City Losari Makassar Hendra Wahyuadi mengatakan, pihaknya berkomitmen  mendukung program Wali kota Makassar khususnya dalam upaya menyediakan ruang terbuka hijau yang saat ini  masih 12,3 persen. Padahal seyogyanya bisa 30 persen.

“Taman ini adalah bagian keberlanjutan dengan taman di CPI. Saat ini ada 38 hektare ruang terbuka hijau di dalam  Centre Point of Indonesia (CPI) dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat main futsal, lari, sepeda, nongkrong  hingga basket,” ujarnya di sela-sela peresmian taman gajah, Jl Metro Tanjung Bunga, Minggu (13/10/19).

Untuk keseluruhan revitalisasi tersebut, pihaknya menggelontorkan dana hingga Rp4 miliar yang bersumber dari  Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Seluruh bagian revitalisasi merupakan usulan dari Pemkot  Makassar.

“Jalur sempit kita perlebar. Ada penambahan dan perbaikan saluran drainase, tutup jalanan lubang dan perlebar  pendistrian sehingga nyaman bagi pejalan kaki,” rincinya.

Sebagai bentuk komitmen, sejak awal Perjanjian Kerja sama (PKS) pihaknya sudah menyerahterimakan semua  fasilitas umum kepada pemerintah.

“Sebelum pembangunan, kita sudah serahterimakan ke pemerintah. Jadi kita komitmen di awal,” tuturnya.

Sementara, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menerangkan, ruang terbuka hijau sangat dibutuhkan  masyarakat perkotaan untuk mendukung aktivitas positif seperti ruang olahraga dan interaksi sosial.

“Nanti taman ini multifungsi. Bisa untuk olahraga, parkir, event-event. Ini sangat positif untuk meningkatkan aktivitas  di ruang publik,” tuturnya.

Ke depan, lanjut Iqbal, pihaknya akan mendorong pengembang lain untuk mengikuti jejak Citraland City. Sehingga  semakin banyak ruang terbuka hijau untuk masyarakat. Sepanjang 2019, penyerahan fasum oleh pengembang di  Makassar dengan nilai sudah mencapai Rp2 triliun.

“Sebab kalau di wilayah Kota sudah sangat sulit membuka ruang terbuka hijau yang baru. Karena sudah sangat  sulit lahan,” ujarnya. (hry).

Loading...

#TRENDING

To Top