RAGAM

Hari Kedua ORX 2019, Tenaga Peserta Terkuras Suhu Ekstrim

 

 

MAKASSAR, Upeks.co.id–Memasuki hari kedua Open Road Expedition (ORX) VI, Sabtu (12/10/2019), stamina sejumlah peserta mulai terkuras. Pasalnya, stamina peserta terporsir karena suhu ekstrim yang panas tepat berada di puncak gunung.

“Napas bantuan oksigen sudah mulai dikerahkan untuk membantu menjaga stamina para peserta agar tetap mampu menyelesaikan rute yang favorit dan paling menantang di hari ke-2 ini, ” ujar Yudi Rakapale, Event Director & Racing Committee.

Disebutkan, diantara peserta yang mengalami dehidrasi, bibir tenggorkan kering, kepala pusing serta pandangan berkunang-kunang. Meski demikian, mereka telah ditangani tim medis yang siapkan panitia seperti pemberian napas bantuan.

Akibat kondisi medan yang dilalui, dimann lereng gelombang panjang di trek “punggung kuda” yang bikin keos kendaraan peserta. “Mobil harus jalan di atas dua ban dan body bersandar di tanah, “bebernya. Saat ini peserta berada di Gunung Bojo, perbatasan Barru-Parepare.

Sebelumnya, pelepasan 117 kendaraan off road peserta ORX VI 2019 yang dilakukan di pelataran Centre point of Indonesia (CPI) Makassar 11 Oktober 2019 pukul 7 pagi.

Program ORX yang menggabungkan olahraga kegemaran khusus “off road” dengan aktivitas social dan lingungan hidup, aktivitas dalam ORX juga mendorong publikasi secara terbuka akan potensi wisata alam yang berada diwilayah terpencil dan terisolir khususnya di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Persiapan formasi kendaraan ORX telah dimulai pulul 4:00 dini hari tadi sampai pukul 6 pagi, adapun upacara pembukaan kegiatan ini dilakukan pukul 7 pagi dan dilepas langsung oleh bapak wakil Gubernur Sulawesi Selatan , Pangdam XIV Hasanuddin, kapolda SulSel, Agus arifin nu’mang serta beberapa Muspida pemerintahan. Adapun peserta yang dilepas di opening ceremony ORX VI 2019 terdiri dari 92 kendaraan peserta umum dan 25 kendaraan VIP.

Menurut Agus Arifin Nu’mang Selaku ketua sekaligus salah satu pendiri ORX Makassar, kita melihat Sulawesi Selatan sangat luas akan tetapi akses jalan untuk menghubungkan antar daerah itu sangat kurang, oleh karena itu kami berusaha untuk menghubungkan jalan-jalan baru untuk warga. (rls)

Loading...

#TRENDING

To Top