MAKASSAR CITY

Kadispora Sulsel Buka Peningkatan Manajemen Organisasi Olahraga

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga ( Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Sri Endang Sukarsih, MP,  Rabu (9/10) malam, membuka pelatihan Peningkatan Profesional Manajemen Olahraga dan Kapasitas Organisasi Olahraga Fungsional, Profesional dan Prestasi yang digelar Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, selama tiga hari, 9 – 11 Oktober 2019, diikuti sekitar 100 peserta dari unsur KONI Sulsel, pengprov cabang olahraga, Dispora Sulsel, akademisi olahraga UNM, dan pemerhati olahraga di Sulsel.

Dalam sambutannya, Sri Endang Sukarsih mengatakan pentingnya manajemen olahraga yang modern, maju dan sehat. Apabila organisasi olahraga tidak menerapkan prinsip manajamen yang baik, tentunya akan berpengaruh kepada pembinaan prestasi olahraga yang tidak maksimal.

Loading...

“Pelatihan manajemen ini kami nilai penting. Menurut saya kalau manajemen kurang bagus, bagaimana atletnya bisa berprestasi berprestasi baik. Kita akan ketinggalan karena olahraga prestasi itu persaingan. Makanya perlu pelatihan ini agar teman-teman pengurus cabor dapat memahami manajemen olahraga yang baik,” ujar Sri Endang Sukarsih.

Sri Endang Sukarsih menambahkan, ke depan olahraga sudah menjadi industri dimana tata kelola olahraga dilakukan secara mandiri, tidak lagi tergantung sepenuhnya kepada pemerintah.

Sebelumnya Kabid Peningkatan Mutu Wasit, Juri dan Tenaga Pendukung Kemenpora, Haryanto, S.Pd selaku Ketua Panitia melaporkan tujuan pelatihan adalah adanya peningkatan kompetensi manajemen pengelola dan pembina organisasi olahraga di daerah. Selain itu, ada perubahan pola pikir (mindset) manajemen organisasi olahraga.

“Kemenpora berupaya agar ada peningkatan kompetensi manajemen pengelola dan pembina organisasi olahraga sebagai ujung tombak pembinaan atlet berprestasi di Sulsel. Selain itu diharapkan ada perubahan mindset bahwa mengelola olahraga harus mandiri, sesuai dengan tupoksinya dan sejalan dengan AD/ART organisasi cabornya,” kata Haryanto. (rusli siri)

Loading...

#TRENDING

To Top