USAID IUWASH PLUS & Pemkab Percepatan Akses Air Minum dan Sanitasi Layak 2019

USAID IUWASH PLUS & Pemkab Percepatan Akses Air Minum dan Sanitasi Layak 2019

BANTAENG,UPEKS.co.id—USAID IUWASH PLUS Bekerjasama Pemkab Bantaeng menggelar Pertemuan  Multipihak”Assamaturu 2″Air Minum,Sanitasi dan Penyehatan Lingkungan di Aula Balla Lompoa Bantaeng,Senin,30 September 2019.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diikuti 81 peserta dari DPRD,Ketua TP.PKK,Bappeda,Dinas kesehatan,Dinas PUPR,Dinas Lingkungan  hidup,Dinas Perumahan dan kawasan permukiman,Dinas PMD,Kominfo,PDAM,UPTD PALD, Bebas, camat,  Lurah,kepala puskesmas,Sanitarian dan Promkes Puskesmas, Faskab STBM,KOTAKU,PAMSIMAS, UPT  SIPAKATAU, Humas, BRI,Bank Mandiri,Bank BPD,Tokoh masyarakat,Tim Momen 5 Kelurahan,Tenaga  Notulen,Media dan IUWASH PLUS Registrasi.

Warniati Muhayyang selaku Fasilitator USAID IUWASH PLUS yang juga sebagai moderator mengatakan, dalam rangka mencapai target 100% penduduk terlayani air minum dan sanitasi tahun 2019,USAID
IUWASH PLUS bersama pemkab bersinergi mengembangkan strategi pembangunan Program WASH.Salah satu  strategi itu adalah menumbuhkan kebutuhan air minum dan sanitasi aman di tingkat keluarga.

Tujuan kegiatan menyampaikan perkembangan terkinibdari kondisi air minum dan sanitasi dalam upaya  pencapaian dan peningkatan akses 100.0.100 di Bantaeng serta menggerakan kemitraan antara Stakeholder
untuk lebih peduli terhadap permasalahan air minum dan sanitasi di Bantaeng.

Ditambahkan,juga menjaga keberlanjutan siklus perencanaan dan pelaksanaan peningkatan akses WASH di  tingkat masyarakat dan mendorong komitmen dan tanggung jawab Pemerintah desa/kelurahan terkait  keberlanjutan siklus pelaksanaan peningkatan akses WASH serta mendorong pendanaan mandiri baik dari tingkat  masyarakat,pihak swasta maupun Pemerintah terkait peningkatan akses WASH.

Lanjutnya,mengadvokasi kelurahan dan kecamatan untuk memprioritaskan issu WASH ke dalam perencanaan  dan penganggaran melalui Musrenbang serta memfasilitasi terpenuhinya kebutuhan WASH ditingkat Masyarakat kepada CSR,LKM dan lain lain,jelasnya.

Selanjutnya,adapun Output yang dicapai adalah tersampaikannya kondisi air minum dan sanitasi dalam upaya  pencapaian dan peningkatan akses 100.0.100 dan para pemangku kepentingan tergerak untuk lebih peduli
terhadap permasalahan air minum dan sanitasi di kabupaten Bantaeng.

Kegiatan menampilkan empat narasumber yakni,Kadis PUPR Bantaeng Andi Syafruddin Magau,Kadis Lingkungan  Hidup Abdullah Taibe,Dirut PDAM Muh Ilyas Syamsuddin dan Mewakili Kadis kesehatan Bantaeng Abdul Rasyid.  (IPA)

Pos terkait