Tentang Kondisi Villa Bambapuang Wabup Akan Koordinasi dengan Dispopar

  • Whatsapp
Tentang Kondisi Villa Bambapuang Wabup Akan Koordinasi dengan Dispopar
Tentang Kondisi Villa Bambapuang Wabup Akan Koordinasi dengan Dispopar

ENREKANG,UPEKS.co.id – Menanggapi kondisi Villa Bambapuang yang terkesan jorok tak terawat, Wakil Bupati Enrekang, Asman akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Terkait.

 

Bacaan Lainnya

Meski dia mengakui belum melihat secara langsung kondisi Villa tersebut, namun dirinya merespon informasi terkait kondisi Villa Bambapuang saat ini dan dijadikan bahan evaluasi kedepan.Dia mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pemuda, Olah Raga Dan Pariwisata ( Dispopar) untuk melakukan pembenahan.

 

” Keadaan Villa saya belum lihat langsung. Tapi kalau kondisinya seperri yang diberitakan, berarti Satpol PP yang kita minta jaga diatas apa gunanya. Untuk itu kami akan segera koordinasi secepatnya dengan Dinas yang dipercaya mengelola tempat itu”. Tandas Asman.

 

Dia menegaskan Villa Bambapuang harus jadi Iko Pariwisata di Enrekang. Untuk itu tempat yang sudah memakan anggaran miliaran tersebut harus dikelolah secara profesional dan efektif. Dia mengatakan ini adalah salah satu sumber PAD yang sangat besar jika dikelola dengan baik oleh ahlinya.

 

” Ini aset daerah, salah satu Ikon Pariwisata Kabupatwn Enrekang, tidak bisa dibiarkan begitu saja tidak terurus. Nanti kita akan segera koordinasi dengan Dinas Terkait supaya tempat ini difungsikan dan dikelola dengan baik”. Kata Mantan Anggota APRD dari Partai NasDem ini.

 

Kondisi Villa Bambapuang saat ini memang sangat memprihatinkan. Terlihat dari jalan Poros Villa ini sangat cantik, tetapi saat Wisatawan naik dan mulai melihat lihat sekitar Villa, baru terlihat betapa kamar – kamar yang ada pada gedung baru ini rusak dimana – mana dan mobilernya dibiarkan rusak tak terawat.

 

Selain Resto yang tak menyiapkan makanan, pengunjung juga otomatis tak bisa menginap karena kamar yang ada di Villa ini diselimuti debu yang sangat tebal. Jika kita menginjakan kaki dilantai akan terlihat bekas kaki karena tebalnya debu. Seakan kamar kamar ini tak pernah dibersihkan.Padahal bangunan lima lantai tersebut baru selesai dibangun antara tahun 2017 hingga tahun 2018 lalu, tapi sejumlah fasilitas sudah mengalami kerusakan.

 

Hampir semua gagang pintu kamar sudah rusak dan bahkan terkesan pintunya seperti dibuka paksa karena kondisinya jebol.Beberapa fasilitas seperti bantal, springbed, TV dan peralatan kamar lainnya yang sudah tersedia dalam kamar namun kondisinya tak teratur dan terkesan jorok.

 

Beberapa plafonpun di sejumlah ruangan sudah rusak dan ambruk, termasuk kotoran terlihat jelas di setiap lantai bangunan. Sslain itu Tissue dan bungkus sabun mandi bekas pakai ada ditempat sampah dalam kamar.Betul – betul kondisi yang memprihatinkan, dimana beberapa pintu kamar sudah jebol dan rusak,kondisi kamar berantakan tak terawat. Kasur dan perabot lainnya berserakan. Lantai dan tangga yang terbuat dari kayupun sudah mulai terlihat rapuh karena telah lapuk.Situasi tak nyaman benar – benar terasa saat kita menelusuri kamar per kamar. Sudah saatnya Pemkab melakukan tindakan sebelum semuanya kamar di Villa tersebut hancur. ( Sry)

Pos terkait