Pengidap Epylepsi, Tewas di Kolam Ikan

  • Whatsapp

Pengidap Epylepsi, Tewas di Kolam Ikan

ENREKANG, UPEKS.co.id — Sesosok mayat lelaki yang diketahui bernama Warda ditemukan warga mengapung
di kolam ikan milik Madil di jembatan 3, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Kab. Enrekang. Mayat tersebut
ditemukan Selasa 17 September 2019 sekitar jam 07.30 wita.

Bacaan Lainnya

Dari keluarga korban didapat informasi, korban meninggalkan rumah Minggu sekitar jam 12.00 siang seorang diri  dan tidak kembali selama 3 hari. Korban mengalami penyakit epilepsi.

Salah seorang saksi mata bernama Rahing (45 ) warga Kelurahan Bangkala Kawasan Kiwa PTPN melihat korban
pada hari Minggu.

” Saya melihat anak tersebut pada hari Minggu sekitar pukul 16.00 wita berjalan membawa kayu dan sandal. Dia
berjalan sendirian menuju Rappang (Kab. Sidrap)”. Kata Rahing.

Mayat ditemukan oleh Madil, Udin, Fajrin dan Alfonso sekitar jam 7.30 waktu setempat. Keempat saksi tersebut  secara bersamaan menuju kebun dan empang mereka namun setibanya diempang mereka mencium bau busuk  yang menyengat dan melihat sosok terapung ditengah empang.

Mereka mengira sosok aneh tersebut adalah anak sapi yang mati, namun saat mereka dekati ternyata sosok  tersebut adalah mayat. Sontak mereka segera menuju Polsek Maiwa untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Maiwa AKP Ru’ba Patanggu, SH bersama personilnya tiba di TKP sekitar jam 8.20 wita.

Dari hasil identifikasi korban diketahui bernama Warda (15), warga Kabupaten Mamasa dan menetap di  Maroangin Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, dikawasan Kiwa PTPN.

Korban berhasil dievakuasi dari kolam ikan sekitar jam 10.30 dan dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polres  Enrekang Bripka Sahirun bersama pihak Puskesmas Maiwa Dr Suciwari dan Suster Ningsih. Dari hasil  pemeriksaan tidak ditemukan tanda – tanda bekas kekerasan.

” Kesimpulannya Korban meninggal akibat tenggelam dikplam ikan milik warga setempat”. Kata Kapolsek Maiwa.

Atas permintaan keluarga Korban selanjutnya korban di bawa oleh orang tuanya ke kampung halaman di  Kabupaten Mamasa dengan menggunakan Ambulance Puskesmas Maiwa.

Pakaian milik korban yang ditemukan antara lain celana dan baju korban diketemukan tergantung di pohon kayu
pada pinggir kolam sekitar -+ 7 meter dari kolam – Sandal korban juga diketemukan di pinggir kolam. Demma Musu, ayah korban mengatakan anaknya mempunyai  riwayat memgidap penyakit epylepsi. Diduga korban tenggelam dikolam ikan pada saat berenang.

” Saya sudah buat surat pernyataan agar anak saya tidak di Autopsi karena anak saya meninggal secara wajar.  Jadi saya menolak untuk diautopsi”. Kata Demma Musu ayah kandung korban. ( Sry).

Pos terkait