Menag: KSM Momentum Lahirkan Habibie Baru

  • Whatsapp

MANADO,Upeks.co.id–Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) diharapkan menjadi momentum melahirkan Habibie-Habibie baru, di negara tercinta ini.

”Apapun bidang yang dikembangkan dan menjadi ahli, jadikan keahlian itu menjadi ruh, nilai-nilai agama untuk hadir mewarnai setiap kehidupan,” kata Menag saat menyampaikan sambutan dan membuka KSM VIII, di Novotel Hotel, Manado, Selasa, 17 September 2019.

Bacaan Lainnya

Menurut Menag, sosok B.J. Habibie tidak ada yang tidak kenal, keahliannya, kecerdasannya, dan kepintarannya, serta mampu memadukan antara iman dan takwa dan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kita ingin melalui ajang kompetisi yang bergengsi ini, dapat lahir kader-kader atau sosok B.J.Habibie baru, untuk pemimpin Indonesia ke depan,” tandas Menag.

Dikatakan Menag, pak Habibie adalah salah satu tokoh yang berjasa dalam pendirian MAN IC. “Adanya MAN Insan Cendekia (IC) adalah cikal bakal hasil inisiasi dari bapak B.J. Habibie,” tandas Menag yang juga mengaku sebagai alumni madrasah, di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Menag berpesan kepada pelajar madrasah yang juga peserta KSM, pada empat hal, yakni; 1) Meningkatkan potensi yang dimiliki dan menunjukkan kepada dunia, bahwa kita bangga dengan madrasah. 2) Menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, 3) Menunjukkan bahwa sebagai peserta KSM yang notabene anak madrasah, bukan anak sembarangan dan merupakan orang orang pilihan, dan 4) Sebagai peserta, jadikanlah ajang ini tempat belajar.

“Ini adalah momentum yang sangat baik untuk berkumpul dengan siswa siswa lain yang ada, yang terbaik di bidang ilmu keagamaan dan seni,” ujar Menag pada acara yang juga dihadiri Kakanwil Kemenag Sulsel, H Anwar Abubakar, Kabid Penmad, H. Masykur, Kasubbag Inmas, H. Sopyan Akhmad, dan para kepala Kemenag Kab./Kota se Sulsel.

Kesempatan itu, Menag meminta peserta menunjukkan potensi, dan mempelajari semua hal yang terjadi dalam mengembangkan wawasan ke depan.Menag: KSM Momentum Lahirkan Habibie Baru

Sebelumnya Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven O. E. Kandow, mengatakan, siswa atau pelajar harus berbekal budi pekerti yang terutama, dan peningkatan sumber daya manusia. Menurut Wagub, Sulut pernah tuan rumah MTQ Nasional pada zamannya, sehingga tidak khawatir jika menjadi tuan rumah pada even-even nasional, ke depan dia minta agar Sulut bisa ditunjuk lagi jadi tuan rumah MTQ/STQ.

Ketua panitia yang juga Direktur Kurikulum Sarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) melaporkan, kegiatan KSM Nasional di Manado, diikuti 550 siswa hasil seleksi 146.000 pelajar di tingkat provinsi. Dikatakan, saat ini juga Ditpendis Kemenag menyeleksi peneliti muda dari 1.500 lebih, proposal yg masuk.

Dikatakan, ada tiga tingkatan lomba KSM mulai dari tingkat SD/MI, MTsN/SMP dan MA/SMA, bertujuan untuk madrasah hebat dan bermartabat, dari siswa terbaik perbidang studi di provinsi. Seleksi sistem computer based test (CBT), untuk meningkatkn mutu pendidikan madrasah.

“Kemenag coba tawarkan soal sains yg ada dalam Alqur’an dan tetap mengkaji konsep keislaman mensejajarkan siswa dalm dan luar negeri, menjadikan siswa calon yang memahami keislaman,” tutur Ahmad Umar. (rls)