Lapas Kelas 1 Makassar Helat MTQ Antar Blok 

  • Whatsapp

MAKASSAR, Upeks.co.id–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antar blok yang dilaksanakan di Masjid Lapas selama dua hari, Rabu (25/9/2019). Kakan Kemenag Kota Makassar H. M. Arsyad AT bersama Kasi Bimas Islam H. Ambo Sakka Ambo turut hadir dalam pembukaan MTQ antar blok yang dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Sony Sofyan.

Ketua Pokjaluh Provinsi Sulawesi Selatan H. Shaifullah turut hadir bersama seluruh Penyuluh PNS dan Non PNS yang ada di kota Makassar. Dalam laporannya Ketua Pokjauh Kota Makassar Nurdin mengungkapkan bahwa MTQ ini terlaksana atas kerja sama Kemenkumhan Lembaga Kemasyarakatan Kelas 1 Makassar dengan Kementerian Agama Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

“Seluruh Panitia dan Dewan Hakim berasal dari para penyuluh agama Islam yang selama ini bergantian menjadi penyuluh di Lapas Kelas 1 Makassar. Ada empat perlombaan yang tampilkan dalam MTQ kali ini yakni lomba Adzan, Tilawah, Hafalan surah pendek dan praktek shalat,” ungkap Nurdin.
Keempat perlombaan tersebut merupakan materi binaan yang selama ini dilakukan kepada warga lapas sehingga MTQ ini juga merupakan tahap evaluasi pengajaran bagi para penyuluh.

Diawal Sambutannya Sony Sofyan mengungkapkan permohonan maaf karena Kalas tidak sempat hadir karena ini bertetpatan dengan Sosialisasi RRU Yang marak disuarakan oleh mahasiswa saat ini. “Target kita dalam melaksanakan ini bukan diperlombakan saja tapi diharapkan dapat merubah sifat mental perilaku. Kalau kita gambarkan sebelum masuk ke lapas kita berikan nilai 5 Insya Allah keluar dari lapas ada peningkatan nilai 7 8 dan seterusnya,” ujarnya.

Sony juga berharap mudah-mudahan semua warga selama di sini bisa dilaksanakan dengan baik karena mungkin tidak ada waktu diluar sana selama ini. “Kita dapat mengisi kemampuan kita, mengisi kerohanian kita, dan meningkatkan Kepribadian lebih mengarah kepada pembinaan untuk merubah sikap mental dan perilaku.” harapannya kepada warga binaannya yang hadir.

Kakan Kemenag dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan para penyuluh bahwa kegiatan ini sangat baik dan paling mulia karena ada beberapa hal. yang pertama bentuk kecintaan kita kepada Al-quran merupakan sumber agama dimana bagi kita semua, kita membacanya mendapat pahala.

“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab secara moral bahwa keluarga kita sahabat-sahabat kita yang merupakan bagian dari binaan ini mendapatkan pembinaan terutama yang terkait dengan nilai-nilai ajaran agama Islam,” ungkapnya.

Dan yang terpenting bagi seluruh atau kita semua ini adalah apa saja yang akan dilombakan pada kali ini, Selama ini berusaha bersinergi kepada seluruh lembaga yang terkait dalam pembinaan agama terutama bagi penyuluh yang efektif memindahkan pembinaan. “Kita berharap bahwa kegiatan ini merupakan awal dari sebuah proses dan mungkin ke depan Bahkan lebih baik lagi,” harapnya

Pembukaan pun diakhiri dengan pemberian sumbangan AlQuran yang diserahkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar Kepada KAbid Pembinaan Lapas Kelas 1 Makassar. Usai pembukaan, para penyuluh pun langsung melaksanakan perlombaan yang dilombakan. (rls)