Dinkes Bantaeng Sosialisasi Anti Perkawinan Anak

  • Whatsapp
Dinkes Bantaeng Sosialisasi Anti Perkawinan Anak

Dinkes Bantaeng Sosialisasi Anti Perkawinan Anak

BANTAENG,UPEKS.co.id—Sebanyak 130 orang peserta yang terdiri dari 67 desa/lurah,kepala Puskesmas dan  bidang koordinator serta bendahara BOK ikut sosialisasi Anti Perkawinan Anak.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng di Hotel Ahriani Bantaeng,Kamis,19 September
2019.

Hj.Saenab,S.Kep selaku Kasi Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantaeng yang juga ketua pelaksana mengatakan,
Perkawinan usia dini sebuah perkawinan di bawah umur yang target persiapannya belum maksimal dari persiapan  fisik maupun persiapan mental.

Perkawinan usia dini menimbulkan persoalan hukum, UU perkawinan dibawah umur, masyarakat sebagian besar
belum menyadari bahaya kehamilan atau melakukan pada ibu yang berumur kurang dari 20 tahun.

Perkawinan pada usia dini memiliki dampak pada kesehatan karena pasangan usia subur muda dapat  berpengaruh pada tingginya angka kematian ibu pada saat melahirkan maupun kematian bayi yang dapat  mempengaruhi derajat kesehatan ibu dan anak, jelas dia.

Tujuan sosialisasi, mencegah pernikahan usia muda,Selain itu,untuk memberikan informasi kepada Pemerintah
desa/lurah di Kabupaten Bantaeng serta meningkatkan pengetahuan kepada pemerintah desa/lurah tentang anti
perkawinan anak di usia dini.

Ditambahkan,dia berharap agar seluruh masyarakat dapat mengetahui bahaya dan resiko terhadap anak yang
melakukan pernikahan di usia muda.

Selain itu mengajak orang tua tidak melakukan pernikahan anaknya dibawah usia, sesuai yang dianjurkan oleh
pemerintah, jelasnya.

Sementara itu,Kadis Kesehatan Bantaeng Dr.Andi Ihsan,M.Kes berharap agar seluruh Kepala desa/lurah bisa
bermitra dengan kami,bagaimana mengawal melalui pendekatan pendekatan secara pencegahan termasuk juga
promotif penyuluhan agar kasus pernikahan anak dibawah umur itu tidak terjadi di wilayah kerjanya.

“Kita masing masing ambil peran jadi selaku Pemerintah desa/lurah tentunya mendorong masyarakatnya agar
masyarakatnya yang mau pernikahan dini itu bisa memikirkan lagi dan mengawinkan anaknya ataupun
keluarganya itu sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,jelas Andi Ihsan.

Kegiatan ini dibuka Kadis Kesehatan Bantaeng yang juga sebagai Narasumber pada kegiatan ini Dr.Andi  Ihsan,M.Kes.

Sosialisasi ini menampilkan narasumber ketua TP.PKK Bantaeng Hj.Sri Dewi Yanti Ilham,S.Sos,M.Si dan Abdul
Rasyid,S.KM,M.Kes Kabid kesehatan Masyarakat Dinkes Bantaeng.

Turut hadir Sekretaris Dinkes Dr.Bambang Ekowardoyo,M.Kes,Kabid PSDK,Hj.Saenab,S.Kep Kasi pelayanan  kesehatan Dinkes Bantaeng dan kasubag umum dan keuangan Dinkes Bantaeng Rosmawati,S.KM,M.Kes.(IPA).

Pos terkait