INFO HAJI

Kloter 23 Tiba, Jemaah Debarkasi Makassar Sudah Tiba 10.420 Orang

MAKASSAR, Upeks.co.id–Pesawat Garuda Dengan Nomor Penerbangan GA.1221 yang membawa 452 orang Jemaah Haji asal Sulawesi Tenggara yang tergabung di Kloter 23 UPG mendarat mulus di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Selasa 4 Seotember 2019, sekira pukul 22.24 Wita.

Dengan kepulangan Kloter 23 UPG,  maka jumlah jemaah haji asal Debarkasi Makassar yang sudah tiba ditanah air sebanyak 10.420 orang. Data dari PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar, di Kloter 23 UPG saat berangkat membawa 455 orang jemaah, akan tetapi saat berada di tanah suci, satu orang mutasi keluar/tanazul saat pulang ke kloter 7 atas nama Sulkarnain Abdul Kadir, dan terdapat dua orang jemaah hajinya yang meninggal dunia yaitu Marhan Ali Telano (wanita) meninggal di Kota Madinah pada tanggal 28 Juli 2019 asal Kota Kendari dan Ramang Burahim Tommi (Pria) wafat di Mekkah pada tanggal 16 Agustus 2019 asal Kota Kendari.

Menurut Wakil Ketua PPIH Embarkasi Debarkasi haji Makassar dr. H. Darmawali Handoko yang juga Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, bahwa selama 14 hari sejak kedatangan di tanah air, para jemaah haji masih terus dipantau kesehatannya, artinya bila dalam kurun waktu tersebut ada jemaah haji yg merasa kurang sehat dipersilahkan segera memeriksakan diri di Puskesmas atau rumah sakit terdekat di wilayahnya.

Sementara itu, Assisten I Pemprov Sulawesi Tenggara H. Syarifuddin Syafaat yang mewakili Gubernur Menyampaikan selamat datang kembali di kampung halaman dengan selamat.

“Kami berharap seluruh jemaah haji mampu menjadi teladan sepulang berhaji baik di keluarganya maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang jemaah haji asal kota Kendari dr. Inez menuturkan kekaguman dan apresiasinya kepada pemerintah khususnya kepada penyelenggara haji di Arab Saudi.

Menurut penilaian dokter cantik ini, pelaksanaan dan pelayanan haji tahun ini sangat baik dan disiplin, mulai dari pelaksanaan Ibadah, pelayanan Akomodasi, Transportasi dan konsumsi, semuanya memuaskan.

dr. Inez malah berkesimpulan bahwa betul kami merupakan jemaah haji Reguler akan tetapi pelayanannya rasa Jemaah Haji ONH plus.

Akan tetapi, menurutnya pengaturan fasilitas Akomodasi khususnya di Madinah harus lebih baik lagi. Selain itu, perlu.ada penekanan kepada pendamping atau mahram jemaah Lansia dan Riati agar bisa lebih bertanggungjawab terhadap jemaahbyang didampingi, karena secara moral para pendamping tersebut diberi kesempatan berhaji atas dasar bisa mendampingi dan membantu keluarganya yang berkebutuhan khusus.

Selain Assisten I Pemprov. Sultra, hafir juga sejumlah pejabat di acara penerimaan Kloter 23 Upg yang merupakan Kloter perdana asal Sulawesi Tenggara yang tiba di Tanah Air yakni Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, Wakil Walikota.Kendari Plt. Kakankemenag Kota Kendari, Kabid PHU Kemenag Sultra, Kabag Kesra Pemkot Kendari, serta PPIHD Sulawesi Tenggara.

Rencananya Jemaah Haji Kloter 23 ini masih diinapkan di Asrama Haji Sudiang Makassar sambil menunggu Jadwal Pemulangan secara bertahap kembali ke Sulawesi Tenggara Via Pesawat Udara. (rls)

 

Loading...

#TRENDING

To Top