Vahnesa Marsyanda Wahyudi Bangga Jadi Pembawa Baki

  • Whatsapp

Vahnesa Marsyanda Wahyudi Bangga Jadi Pembawa Baki
ENREKANG,UPEKS.co.id — Vahnesa Marsyanda Wahyudi adalah Siswi kelas 11 IPA 3 SMA Negeri 1 Enrekang.  Putri dari Wahyudi dan Ibu Ika Andriani ini anak sulung dari empat bersaudara. Pada Peringatan HUT RI ke 74,

Vahnesa adalah satu diantara 75 Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih dan berada dibarisan 8.

Bacaan Lainnya

Putri kelahiran Cakke, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, 29 Januari 2003 ini bahkan dipercaya  sebagai pembawa baki pada pengibaran bendera sang merah putih.

Ia menuturkan perasaannya yang campur aduk saat acara berlangsung. Vahnesa mengakui ini adalah  pengalaman pertamanya yang tidak akan pernah ia lupakan. Menjadi pembawa baki yang harus berjalan  menapaki satu persatu anak tangga menuju Tribun Kehormatan menghadap Inspektur Upacara untuk menjemput  Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan adalah hal yang baginya sangat mendebarkan.

Meski hanya 16 hari berada dalam karantina dan mendapatkan pendidikan oleh para pelatih handal, namun
Vahnesa dengan penuh keyakinan dan percaya diri dapat tampil maksimal dan memukau.

” Saya berasa bangga dan besyukur dari sekian banyak peserta saya yang terpilih menjadi pembawa baki pada  hari proklamasi ini”. Kata Vahnesa.

Alumni Pondok Pesantren Ummu Mukminin Makassar ini berharap, ke depan ia bisa berkarya dan berprestasi  lebih banyak lagi, menjadi pendorong dan motivator bagi generasi muda serta dapat mengharumkan nama  daerahnya dan mengharumkan nama kedua orang tuanya.

Iapun berpesan kepada teman – teman seusianya agar tak berhenti berkarya, terus mengisi waktu dengan belajar  dan berkarya dan menghargai jasa Pahlawan dengan cara berjuang dalam bentuk lain.

” Jangan berhenti berkarya, hargai jasa Pahlawan yang telah mendahului kita. Karena perjuangan Para Pahlawan  untuk meraih Kemerdekaan itu sangat susah, makanya kitapun harus berjuang dengan cara yang lain”. Kata gadis  yang hoby mendengarkan musik ini.

Kepada Pemerintah setempat Vahnesa berterima kasih karena telah memberi ruang kepada generasi muda untuk  ambil bagian pada moment penting Hari Ulang Tahun  Kemerdekaan RI, ia juga tak lupa menyampaikan terima
kasih kepada para Pelatih yang sabar menghadapi karakter Peserta Paksibra yang berbeda – beda.

Semoga jiwa Patriot dan semangat juang yang didapat saat dikarantina bisa diaplikasikan dalam hidup sehari –  hari.

Vahnesapun berharap kepada Pemerintah Daerah agar membentuk wadah pagi Purnabakti Paskibra sehingga
kedepan mereka lebih kuat dan lebih berkualitas memberikan warna serta menjadi motivator bagi peserta paskibra  berikutnya dan bagi generasi muda lainnya. ( Sry)

Pos terkait