Pisah Sambut Dandim 1414 Tana Toraja di Rujab Bernuansa Kekeluargaan

  • Whatsapp

Pisah Sambut Dandim 1414 Tana Toraja di Rujab Bernuansa Kekeluargaan

TANA TORAJA.UPEKS.co.id—Pisah Sambut Dandim 1414 Tana Toraja dilaksanakan di Rujab Bupati Tana  Toraja, Selasa 20/08/2019. Hadir, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae.

Bacaan Lainnya

Dandim 1414/Tator dari pejabat lama Letkol Czi Hiraz Marnaik Saragi Turnip, M.Si (Han) kepada pejabat baru
Letkol Czi Zaenal Arifin 1414/Tator.

Turut hadir, Kapolres Tana Toraja, Kajari Tana Toraja , Ketua Pengadilan dan Kepala OPD Tana Toraja juga  personel Kodim 1414/Tator beserta anggota Persit cabang Kodim 1414/Tator.

Dandim yang lama, berterima kasih pada pemerintah khususnya Bupati Tana Toraja yang sangat baik selama ini.
Teringat saat baru datang di daerah juga disambut seperti ini.

”Saya sampaikan di Tana Toraja kami mengalami kepahitan namun kepahitan itu kami mendapatkan Spirit yang  Luar Biasa, baik dari Pemerintah dan khusus membantu saya, Bupati, Kapolres, Kajari dan Ketua Pengadilan dan  Masyarakat yang menjadikan saya sebagai Keluarga Besar Tana Toraja,” kata Letkol Czi Hiraz Marnaik Saragih
Turnip.

Sebagai Tanda Perpisahan, dia mengatakan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan, baik lewat  Kata-kata maupun Perbuatan kepada masyarakat Toraja dan Pemerintah di Toraja. Harapan kami, Dandim 1414
yang Baru pasti meminpin Kodim lebih baik lagi.

Sementara itu dandim yang baru, Letkol Czi Zaenal Arifin mengatakan, Tak kenal maka tak Sayang itulah  ungkapan kami sebagai pembuka sebagai perkenalan.

Lanjut Dandim Baru Bercerita tentang masah Kecilnya, dia ahir dari Seorang Petani dan Tukang Jaga Kebau. Dia
menitipkan untuk dapat arahan bersama dari pemerintah, khususnya Bupati Tana Toraja Bersama Porkopimda.

Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae mengatakan, bila ada yang diterimah, maka juga bada yang dilepas.
Persahabatan tidak aka putus melainkan semakin mempererat hubungan kita. Seperti mutiara yang tetap mutiara, walau ditempatkan dimana saja, itu akan tetap mutiara.

”Di Toraja ini tak ada muslim dan non muslim, tapi kami hanya satu di Toraja ini, menguntai sinergi dan membuat
mutiara yang lebih Indah,” tandas Bupati.(Anton)

Pos terkait