Buntut Larangan Peliputan, Plt. Sekwan Enrekang Minta Maaf pada Wartawan

  • Whatsapp

 

Buntut Larangan Peliputan, Plt. Sekwan Enrekang Minta Maaf pada Wartawan
Andi Sapada. (foto: Sry/Upeks).

ENREKANG, UPEKS.co.id — Plt Sekretaris Dewan Kabupaten Enrekang Andi Sapada merasa terkejut adanya insiden kecil yang terjadi antara Awak Media dengan salah satu Staf DPRD yang melarang Wartawan masuk  melakukan peliputan proses Pengambilan Sumpah/jabatan Anggota DPRD Enrekang.

Bacaan Lainnya

Padahal sehari sebelumnya, kepada Wartawan, Andi Sapada mengatakan akan memberikan waktu sekita 3  sampai 5 menit kepada wartawan untuk sesi pengambilan gambar pada proses pengambilan sumpah/janji  Anggota DPRD Enrekang masa jabatan 2019-2024 yang berlangsung, Rabu (21/8/2019).

Namun faktanya, Yusuf Staf Bagian Keuangan DPRD Kabupaten Enrekang sama sekali tidak mau peduli saat
para Awak Media meminta jalan untuk masuk keruang Utama.

“Ini diluar konteks saya selaku Sekwan. Mungkin ini hanya Miskomunikasi. Jika memang itu terjadi, saya selaku
Sekretaris Dewan dan mewakili Panitia pelaksana meminta maaf, karena ini diluar dugaan,” kata Andi Sapada.

Puluhan Wartawan dari Media cetak, Online dan Visual terpaksa tak bisa mengambil gambar. Anehnya justru yang
diijinkan masuk kedalam ruangan mengambil gambar adalah yang hanya untuk dokumentasi pribadinya.

Saat dikonfirmasi Wartawan, Yusuf tak bisa menjawab, bahkan ia terkesan menghindar dari Wartawan. Yusuf Tak
sadar, dengan menghalang – halangi tugas Wartawan justru dia sedang melecehkan profesi Wartawan dan  potensi dipersoalkan secara hukum. ( Sry)

Pos terkait