ANEKA

Perawat Dianiaya, Puluhan Staf RS Arifin Numang Rappang Datangi Polres Sidrap

SIDRAP.UPEKS.co.id, —Merasa diperlakukan tidak wajar akibat tindak kekerasan dari keluarga pasien terhadap  perawat, puluhan staf dan RS Arifin Nu’mang Rappang, Sidrap mendatangi Polres Sidrap, Jumat 30 Agustus 2019.

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud prihatin dan rasa solidaritas terhadap musibah yang menimpa salah seorang  pelayan medis di RS itu, sehingga mendesak petugas Polres Sidrap lebih serius menanganinya.

“Kekerasan terhadap para pelayan medis tidak bisa ditolelir, kalau tidak puas dengan pelayanan, sebaiknya  melaporkan ke pihak manajemen RS, bukan dengan cara main pukul. Kasus kekerasan ini sudah kedua kalinya  terjadi di RS Arifin Numang. Rappang,”ujar sejumlah staf RS Arnum yang ditemui di Mapolres Sidrap.

Rombongan pengunjuk rasa tersebut, didampingi Direktur RS Arifin Numang Rappang, dr Budi Santoso dan  Kapolsek Panca Rijang, Kompol. Erwin Surahman yang diterima Kabag Ops Polres Sidrap, Kompol. Soma Miharja  di aula Polres Sidrap.

Kapolsek Panca Rijang, Kompol Ewin yang dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, kasus penganiayaan  tersebut, saat ini masih terus didalami penyidik Polsek, sehingga pihaknya melakukan gelar perkara untuk  mendalami kasus tersebut di Mapolres.

“Puluhan staf RS Arifin Numang yang mendatangi Polres Sidrap, hanya untuk melihat dan menyaksikan langsung  gelar perkara yang dilakukan petugas terkait pengenaan pasal yang akan diberikan terhadap dugaan pelaku  kekerasan,” ujar Kapolsek.

Kanit Reskrim Aiptu Joni dikonfirmasi membenarkan, unit Reskrim Polsek Pancarijang telah menangani Laporan  Penganiayaan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/105/VIII/2019/SULSEL/RES-SIDRAP/SEK-PR.

“Saat ini kami masih mendalami kasus tersebut, adapun gelar perkara dilakukan untuk menentukan Pasal yang  akan di gunakan untuk kasus penganiayaan” Ujar Aiptu Joni Mamisa. (Risal Bakri).

Loading...

#TRENDING

To Top