ANEKA

Maksimalkan Pelayanan, PDAM Gowa Gandeng Kejaksaan

GOWA, UPEKS.co.id — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Kerjasama ini dilegalkan dua pihak yakni Direktur Utama PDAM Tirta Jeneberang Gowa Hasanuddin Kamal  dengan Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Mohamad Basyar Rifal, Rabu (7/8/2019) di kantor Kejari Gowa.

Kerjasama ini seperti dikatakan Dirut PDAM Tirta Jeneberang Gowa Hasanuddin Kamal sebagai patron bagi  jajaran PDAM untuk menghindari masalah hukum dalam pelayanan masyarakat termasuk dalam program-program  PDAM ke depan.

“Jadi kami lakukan MoU ini tujuannya agar PDAM dalam menjalankan aktivitasnya sebagai layanan jasa kepada  masyarakat bisa didampingi oleh pihak Kejaksaan khususnya dalam masalah Keperdataan dan Datun. Sekaligus  agar PDAM dalam bekerja tidak lagi ragu-ragu semisal ada program yang mungkin menyalahi aturan untuk  dilakukan atau sebaliknya. Makanya kami mengandeng Kejaksaan untuk pendampingan,” kata Hasanuddin Kamal  di kantornya seusai teken kerjasama.

Dijelaskannya tindak lanjut dari kerjasama ini akan dilakukan pertemuan-pertemuan rutin yang akan membahas  berbagai program PDAM diantaranya tentang rencana pembangunan IPA kapasitas produksi besar. Termasuk pra  awal perencanaan hingga proses tender dan lainnya.

“Artinya dengan melibatkan Kejaksaan sedapat mungkin kita hindari implikasi hukum dan sebagainya. Kita kan  mau bangun IPA dengan skala kapasitas besar untuk peningkatan kapasitas produksi disebabkan terlalu  banyakmi rumah dibanding air yang kita produksi,” kata Hasanuddin Kamal.

Hasanuddin Kamal juga menjelaskan bagian pendampingan itu termasuk pula terhadap kemungkinan kerjasama  PDAM dengan pihak swasta untuk pengembangan PDAM sendiri.

“Kadang kan pemerintah daerah tidak punya uang maka kita gandeng swasta. Nah karena gandeng swasta inilah  yang mungkin akan sangat rawan masalah makanya kita minta Kejaksaan lakukan pendampingan agar terhindar dari masalah. Alhamdulillah pak Kajari juga sangat respon dan mendukung PDAM untuk ini,” tambah Dirut PDAM.

Sementara itu Kajari Gowa, Basyar Rifal disela melegalkan kerjasama itu mengatakan bagi Kejaksaan, kerjasama  ini adalah implementasi dan pelaksanaan sebagian tugas dan fungsi Kejaksaan di bidang perdata dan tata usaha  negara sebagaimana diatur dalam UU No 16 tqhun 2004 tentang Kejaksaan RI.

“PDAM adalah BUMD dan merupakan perseroan terbatas yang berfungsi sebagai sarana sosial penyiapan air  untuk pemadam kebakaran dan penyiapan air bersih untuk masyarakat umum dimana PDAM dalam laksanakan tugasnya banyak menghadapi berbagai masalah hukum yang memerlukan pemecahan,” ujarnya.

Dengan adanya perjanjian ini lebih dimaksudkan mengantisipasi terhadap penyelesaian masalah hukum di  bidang perdata dan tata usaha negara yang memungkinkan dihadapi PDAM Gowa, jelas Basyar Rifal.  (sofyan)

Loading...

#TRENDING

To Top