Polisi Bekuk Terduga Penipu Catut Nama PLN

  • Whatsapp

Polisi Bekuk Terduga Penipu Catut Nama PLN

MAJENE, UPEKS.co.id—Hati-hati dengan kasus dugaan penipuan yang mencatutnama Perusahaan Listrik Negara atau PLN yang kini marak terjadi di Majene. Modus Oepradinya (cara melakukan) denganmemasangkan penutup meteran PLN di rumah warga.

Bacaan Lainnya

Belum lama ini Tim Passaka dari Satreskrim Polres Majene, dibantu petugas Polsek Pamboang berhasil  menangkap dua orang pelaku yang diduga malakukan penipuan berinisial MY (42) dan BD (39). Kedua pelaku berpura-pura mengaku sebagai petugas PLN dan menipu sejumlah korban hingga ratusan ribu rupiah.

Menurut Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Pandu Arief Setiawan, kronologis kejadiannya, Kamis 11 Juli 2019  sekitar pukul 14.00 WITA, dua orang yang diduga ”MY dan BD”mendatangi sebuah rumah Syarti menggunakan  sepeda motor Yamaha Fino.

“Kedua pelaku tanpa konfirmasi sebelumnya ke pemilik rumah, langsung melakukan pemasangan box Kwh  meteran listrik. Setelah selesai melakukan pemasangan, pelaku pun langsung menyodorkan kwintasi dan meminta pembayaran Rp.120 ribu, dengan rincian Rp.100 ribu untuk harga box Kwh, Rp.20 ribu untuk biaya
pemasngan,”ungkap AKP Pandu, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/7).

AKP Pandu mengatakan, setelah pelaku meminta bayaran. korban Syarti keberatan dan tidak mau membayar,  akan tetapi setelah berdebat korban akhirnya menyerahkan uang Rp 100 ribu dan kemudian kedua pelaku menyerahkan kwitansi kepada korban. Setelah menerima uang, kedua pelaku pergi meninggalkan rumah korban.

Merasa ada yang kejanggalan, kata Pandu, korban mendatangi kantor PLN Majene dan menanyakan terkait  kejadian tersebut dan pihak PLN mengatakan tidak pernah mengadakan kegiatan tersebut.

“Dari pengakuan pihak PLN, bahwa orang yang mendatangi rumah korban bukan pegawai PLN. Selanjutnya  korban datang ke Polres Majene untuk membuat laporan. Dan akhirnya kedua pelaku diamankan  petugas,”katanya.

Selain mengamankan kedua pelaku, kata AKP Pandu, sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku turut  diamankan.

”Kedua pelaku sudah kami tahan, termasuk beberapa barng buktinya, anatar lain puluhan lembar kwitansi, belasan box pelindung meteran dan beberapa alat yang digunakan pelaku,”pungkasnya. (Ali).

Pos terkait