Perusahaan Marmer AMJ Pekerjakan 19 TKA, Jufri Baso; Belum Melapor ke Dinas Tenagakerja Pangkep

  • Whatsapp

Perusahaan Marmer AMJ Pekerjakan 19 TKA, Jufri Baso; Belum Melapor ke Dinas Tenagakerja Pangkep

PANGKEP, UPEKS.co.id — Perusahaan marmer Anugerah Marmer Jelita (AMJ) yang berlokasi di kampung Janna La’bu, kelurahan Bontoa mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) ilegal.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pangkep, Jufri Baso, mengatakan, sampai saat ini,  TKA ini belum melaporkan diri kepada dinas tenaga kerja kabupaten Pangkep.

“Sampai hari ini, mereka belum mendaftarkan diri kepada dinas ketenagakerjaan Pangkep. Ini jelas melanggar aturan, bahwa TKA harus mendaftarkan diri sebelum beraktifitas,” jelasnya, Senin(1/7/19).

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Pangkep, Idrus mengatakan, pihaknya juga sudah menghubungi pihak AMJ terkait dugaan TKA ini.

“Saya sudah bicara sama pihak AMJ, dan mengakui kalau memang ada TKA. Alasannya, mereka  mau kontrol alat. Jadi saya bilang kepada mereka, kalau memang mau kontrol alat, jangan dulu bermalam di lokasi, sampai ada legalitas,” katanya.

Terpisah, pihak AMJ saat dikonfirmasi keberadaan TKA di perusahaannya membenarkannya.

Mengaku sebagai mediator AMJ, David William membantah jika TKA itu ilegal.

“Mereka menggunakan visa kerja, kita juga sudah melapor pada Disnaker Provinsi,” sanggahnya.

Dijelaskannya, memang ada 19 TKA. Namun, diakuinya 19 orang ini baru sepekan di AMJ dan belum bekerja.

“Mereka terdiri dari tenaga ahli kualitas batu, tenaga ahli mesin, bagian keuangan, prosesing, pemasaran dan juru masak,” katanya lagi.(Sah)

 

 

Pos terkait