Motivasi Anak ke Sekolah, Disdikbud Sidrap Beri Dana Infaq

  • Whatsapp

Motivasi Anak ke Sekolah, Disdikbud Sidrap Beri Dana Infaq

SIDRAP.UPEKS.co.id— Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan galakkan
program gerakan sadar infaq.

Bacaan Lainnya

Program bertujuan mengurangi anak putus Sekolah dan merangsang anak untuk rajin ke Sekolah, pasalnya  selama ini banyak anak di temukan tidak bersekolah karna keterbatasan biaya hidup, sehingga mereka mencari  nafkah sendiri untuk kebutuhan hidup.

Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap mengeluarkan program Infaq bagi anak sekolah, dan Infaq ini  berlaku bagi Siswa yang orang tuanya ” Tidak Merokok dan Tidak Memiliki HP Android “.

Hal tersebut diungkapkan Kadis Disdikbud Sidrap, Nurkanaah, SH. M. Pd saat di konfirmasi, Rabu, 18 Juli 2019 di  ruang kerjanya.

Lanjut Nurkanaah mengatakan besaran dana yang diberikan kepada Siswa tersebut sebesar Rp. 5000,- per hari.

Perlu diketahui,dana tersebut bersumber dari Baznas Sidrap sebesar Rp. 50 juta, dan ini juga dari infaq guru-guru  di Sidrap.

Dijelaskan Nurkanaan, bulan Agustus mendatang, tepat di HUT RI ke-75, kita melakukan longching yaitu program  Infaq Rp. 1000,- perbulan dari Siswa untuk Siswa.

Dikatakan Nurkanaah, untuk merealisasikan program ini pihaknya telah menyebarkan informasi ini ke semua  Sekolah baik di SD dan SMP/ Swasta untuk melakukan pendataan bagi Siswa Miskin. ungkap Nurkanaah.

Wawan Irawan salah satu pemerhati Pendidikan di Bumi Nene Mallomo ini mengatakan apresiasi terkait dengan  program yang di gagas Pemda Sidrap, yaitu merangsang abak untuk kesekolah, dan menghindari adanya putus  sekolah. Ini patut mendapat jempol dari masyarakat luas.

Lanjut Wawan, pasalnya dengan melihat latar belakang kehidupan sekarang ini, masih banyak anak usia  produktif bersekolah mencari nafkah sendiri, Sehingga anak tidak mau bersekolah lagi karna faktor ekonomi,  termasuk biaya transfor ke Sekolah dan uang jajan.

Untuk itu. Program ini merupakan langkah tetap Pemda untuk menghindari anak putus Sekolah, ungkap Wawan.  (Risal Bakri).

Pos terkait