Majene Rencana Bangun PLTB Berkapasitas 65 MW

  • Whatsapp

Majene Rencana Bangun PLTB Berkapasitas 65 MW

MAJENE, UPEKS.co.id—Pembangkit Listrik Tenaga Bayu atau PLTB (PLTB) berkapasitas 65 Mega Watt (MW) segera dibangun di Majene. Menindaklanjuti rencana pembangunan PLTB tersebut, DLHK MajenRapat Komisi  Penilaian Dokumen Andal, RKL, dan RPL, di hotel Villa Bogor, Rabu (3/7).

Bacaan Lainnya

Rapat dihadiri Wakil Bupati Majene Lukman, Forkopinda Majene, Laskita dan Tim selaku Pemrakarsa dari PT  Majene Energi Bayu, Agung Pandudewata dari Tim Konsultan Penyusun Dokumen dari PT Hatfield Indonesia,  para pimpinan OPD, Camat, Lurah serta Kepala terkait.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Majene Sudirman dalam laporannya menyampaikan, pertemuan  yang dilaksanakan ini adalah sesuatu yang sangat baik, karena menyangkut dengan penilaian dokumen Amdal  yang nantinya akan menjadi masukan, sehingga dokumen tersebut dapat menjadi pedoman bagi
penanggungjawab usaha dalam melakukan pengelolaan lingkungan

“Amdal, UKL, UPL dan dokumen lingkungan hidup merupakan instrument pencegahan, pencemaran atau  kerusakan lingkungan hidup, sebagaimana yang telah diaamatkan dalam undang-undang nomor 32 tahun 2009,  yang mencakup perencanaan, pemamfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan maupun dalam penegakan hukum,”ungkap Sudirman.

Sementara itu wakil Bupati Majene Lukman mengatakan, rencana pembangunan PLTB di Kabupaten Majene ini, akan sangat berarti bagi masayarakat Majene, namun kata Lukman, sebelum pembangunan dilaksanakan perlu ada kajian terlebih dahulu, sehingga tidak tersandung berbagai masalah dikemudian hari.

“Pemerintah Kabupaten Majene sangat berterima kasih atas rencana pembangunan Pusat Listrik Tenaga Bayu,  atau Energy Bayu di Majene, olehnya itu sangat diharapkan seluruh pimpinan OPD, dan semua yang hadir ini  dapat memberi kontribusi yang positif,”tandasnya.

Lukman berharap kepada seluruh peserta yang hadir pada pertemuan tersebut, kiranya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius.

”Jangan main-main, karena pertemuan ini sangat menentukan proses  pembangunan PLTB. Bila pembangunan ini terlaksana tentu akan memberi dampak yang luar biasa bagi masayarakat Majene,”ujarnya.(Ali).

Pos terkait