DPRD Setuju Ranperda LPJ APBD 2018 Gowa Dibahas

  • Whatsapp

DPRD Setuju Ranperda LPJ APBD 2018 Gowa Dibahas

GOWA, UPEKS.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa menggelar rapat paripurna
dalam rangka mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang laporan
pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018 Kabupaten Gowa, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Selasa
(2/7/2019).

Bacaan Lainnya

Dari keseluruhan fraksi yakni Fraksi PAN, Golkar, PDIP, PPP, Gerindra, Demokrat dan Perjuangan Rakyat Gowa  menerima dan menyetejui Ranperda laporan pertanggung jawaban APBD 2018 yang diserahkan Wakil Bupati  Gowa beberapa waktu lalu untuk dibahas ketahap selanjutnya.

Juru Bicara Fraksi Partai Pembangunan Rakyat Gowa, Amir Ali mengatakan pihaknya mengapresiasi upaya  Pemkab Gowa dalam meningkatkan PAD yang mencapai target yakni Rp 217.112.642.503,37.

” Peningkatakan PAD kita yang mencapai 104 persen perlu diapresiasi, namun dengan peningkatan ini maka
disarankan untuk terus melakukan pengawasan dalam pengelolaan PAD tersebut,” ungkapnya.

Hal sama juga diungkapkan Juru Bicara Fraksi Partai Amanat Nasional, Siti Hasnah Restu. Dirinya mengaku PAD
Gowa tahun ini melebih target, sehingga perlu diapresiasi sebagai hasil kerja jajaran Pemkab Gowa di tahun 2018.

” Dengan meningkatnya PAD kita, maka perlu dilakukan pencermatan dalam pemetaan potensi PAD,” jelasnyaa

Kendati demikian, laporan tersebut tidak lepas dari catatan beberapa fraksi. Pasalnya realiasasi APBD Gowa 2018
tidak mencapai target yang telah ditentukan.

Seperti yang disampaikan Juru Bicara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Rafiudding Raping. Ia mengatakan
dari total anggaran pendapatan daerah 2018 sebesar Rp 1.982.464.216.421.23 hanya terealisasi Rp
1.972.677.820.136,60 atau 99,51 persen.

Sedangkan anggaran penerimaan pembiayaan daerah Rp 196.810.420.747,23 yang terealisasi Rp  19.281.349.136,23 atau 97,19 persen.

Selain itu, anggaran belanja termasuk belanja transfer dan pengeluaran pembiayaan sepanjang tahun 2018 sebesar Rp 1.982.464.216.421,23 realisasi Rp 1.881.326.575.090,69
atau 94, 89 persen.

” Dengan capaian tersebut jumlah sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) Rp 91.351.245.045, 91. Sehingga kami
dari fraksi PPP mencermati tidak tercapainya target realisasi penerimaan pembiayaan daerah serta anggaran  belanja yang telah ditetapkan tidak terserap dengan maksimal,” katanya.

Sehingga pihaknya menyarankan agar nantinya Pemkab Gowa dalam membuat perencanaan dan pelaksanaan  anggaran yang lebih baik agar anggaran dapat dimanfaatkan lebih optimal.

” Kita harus mengambil langkah konkrit dalam meningkatkan perencanaan, sehingga kita mampu mencapai target
pembangunan,” jelas Rafiudding.

Selain memberikan saran, pihaknya turut memuji laporan APBD Gowa. Menurutnya jika ditinjau dari  pelaksaksanaannya telah terjadi keserasian dalam kebijakan anggaran secara totalitas dan mengacu pada  anggaran yang berimbang serta realisasi tidk melampaui plafon anggaran yang telah teralokasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni dalam sambutannya mengatakan terimaksih atas
apresiasi dan masukannya kepada Pemkab Gowa atas laporan APBD 2018 itu.

“Kami mengapresiasi masukan dari masing-masing fraksi, dan artinya komponen dalam pelaksanaan pembuatan
laporan APBD kita menurut Akuntansi Pemerintahan telah memenuhi syarat,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, adapun masukan yang diberikan masing-masing fraksi akan menjadi bahan evaluasi  dari Pemkab Gowa dalam proses perencanaan maupun dalam proses pelaksanaan.

“Ini akan jadi evaluasi bagi kita semua, sehingga kedepan apa yang kita telah rencanakan bersama dapat kita  capai sesuai dengan yang kita harapkan,” harap Wabup. (Sofyan).

Pos terkait