Bupati Sinjai Apresiasi Kegiatan IISMEX 2019

  • Whatsapp

Bupati Sinjai Apresiasi Kegiatan IISMEX 2019

SINJAI, UPEKS.co.id—Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi,  Informatika dan Persandian Sinjai H. Firdaus menghadiri Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) yang dibuka  Wakil Presiden M. Jusuf Kalla di Jakarta Convention Center, beberapa waktu
lalu.

Bacaan Lainnya

Diketahui IISMEX 2019 bertujuan mengajak seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia untuk terus  membangun kota menuju era digitalisasi dan sebagai pintu masuk untuk mengambil peluang luas guna menjadi  pemain di pasar kota pintar yang menjanjikan di Indonesia.

Wakil Presiden, Jusuf Kalla dalam sambutannya mengharapkan agar Pemda bisa mempersiapkan diri, SDM  supaya disiapkan karena teknologi harus juga diimbangi oleh pengguna, jangan sampai sistem dan prasarana  sudah bagus, malahan tidak bisa digunakan.

“Pemda harus menyiapkan infrastruktur, sistem dan SDM, Smart City harus dikelola dengan baik, supaya tujuan  bisa memberikan pelayanan cepat, mudah untuk rakyat bisa tercapai,” pesan Wapres.

Menurut Jusuf Kalla, teknologi dalam smart city hanya sebagai penunjang, yang terpenting adalah kepala daerah  yang mampu memaksimalkan teknologi dan berinovasi.

“Teknologi bisa dibeli, tapi kecerdasan harus timbul daripada kemampuan wali kota itu untuk mengelola segala  macam teknologi yang kemudian bermanfaat untuk masyarakat,” ujar JK.

Sementara, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini sebab  forum ini menampilkan teknologi terkini dalam bidang industri air, pengelolaan limbah, energi baru terbarukan,  proteksi kebakaran dan penanggulangan bencana.

“Adapula pengembangan Kota Cerdas dengan menampilkan pula konsep dan inovasi sistem perkotaan yang  mengintegrasikan teknologi digital guna membangun sebuah kota yang dapat berkinerja dengan baik dalam  pelayanan penduduk, ekonomi, pemerintahan, mobilitas dan lingkungan hidup,” ungkapnya.

Lanjut Andi Seto menekankan pada intinya forum ini mengajak daerah untuk membangun sebuah program smart  city dengan tidak mesti menggunakan teknologi yang mahal.

“Terpenting bagaimana memanfaatkan teknologi digital dengan menghadirkan pelayanan kepada masyarakat yang semakin mudah dan mencerdaskan masyarakat sehingga dengan demikian, membuat kota menjadi lebih  efisien, efektif, aman, nyaman, sejahtera, ramah lingkungan dan layak huni,” terangnya. (egy)