PPL Luwu Utara Khatib Idulfitri di Rumah Tahanan Klas IIB

PPL Luwu Utara Khatib Idulfitri di Rumah Tahanan Klas IIB

LUTRA.Upeks.co.id–Tidak banyak manusia yang dianugerahi bakat ganda. Selain menguasai bidang tertentu,  juga mampu menguasai bidang lain dengan sama baiknya.

Bacaan Lainnya

Dari sekian yang tidak banyak itu, Muhammad Ilham salah satunya. Berprofesi sebagai Penyuluh Pertanian  Lapangan (PPL), Ilham didaulat membawakan khutbah idulfitri, Rabu (5/6/2019, di Rumah Tahanan Kelas IIB  Masamba, Kecamatan Mappedeceng.

Mengenakan jas warna hitam dan berkopiah putih, Ilham menyampaikan khutbah Idulfitri di hadapan 300-an
jemaah yang terdiri dari warga binaan dan pegawai Rutan.

PPL kelahiran 1986 ini membawakan khutbah dengan
judul “Muhasabah Diri Setelah Berpuasa”. Usai berkhutbah, beberapa jemaah kagum akan kemampuan Ilham  membawakan khutbah. “Ustaz itu sarjana Pertanian, tapi jago juga ceramah, kata salah seorang jemaah.

Ditemui usai berkhutbah, Ilham mengaku terharu bisa menyampaikan pesan-pesan Agama kepada warga binaan
di hari Lebaran..

“Ada tangis dan kerinduan kepada keluarga mereka di hari raya ini. Semoga di hari Lebaran ini,  kita semua melakukan introspeksi dan bermuhasabah setelah sebulan lamanya kita berpuasa,” ucap Ilham.

 

“Saya  sangat bersyukur bisa mendapatkan amanah menjadi khatib di tempat ini,” sambungnya.

Ilham memang dikenal memiliki kemampuan berdakwah. Bahkan bulan Ramadan kemarin, PPL muda ini sudah
berkeliling ceramah di beberapa Kecamatan, termasuk di kecamatan pegunungan seperti Rongkong.

Namanya  pun masuk ke dalam daftar penceramah tarawih yang dikeluarkan Persamilra. Saat ditanya kenapa bisa khutbah  idulfitri di Rutan, ia menceritakan bahwa semuanya berawal saat dirinya ceramah tarawih di Rutan.

“Waktu itu saya dapat amanah dari Persamilra untuk ceramah tarawih di Rutan. Usai ceramah, pihak Rutan  kembali meminta saya untuk khutbah Idulfitri,” ungkap PPL Desa Sumillin dan Desa Pincara Kecamatan Masamba  ini.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Armiady, mengaku bangga ada PPL yang bisa berdakwah.

“Alhamdulillah, dari sekian ratus PPL di Luwu Utara, ada satu PPL yang bisa berdakwah,” tandas Armiady.  (yustus)

Pos terkait