Perluas Layanan Cash Management di Segmen Kampus, BSM Gandeng PNUP

  • Whatsapp

 

Perluas Layanan Cash Management di Segmen Kampus, BSM Gandeng PNUP
MOU. Memorandum of Understanding (MoU) BSM = Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), di Kampus PNUP, Sabtu (15/06/19). Ist.

MAKASSAR, UPEKS.co.id–PT Bank Syariah Mandiri (BSM) terus memperluas layanan Cash Management System (CMS) di segmen kampus untuk memacu bisnis perusahaan. Teranyar, Bank yang tengah mengincar naik kelas ke BUKU IV ini, menghadirkan ekosistem layanan keuangan tersebut di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP).

Bacaan Lainnya

Di area Makassar, CMS dari BSM sudah digunakan oleh Universitas Muhammadiyah Makassar dan Universitas Muhammadiyah Kendari.

Secara khusus, kehadiran layanan ini dituangkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) alias nota kesepahaman antara BSM yang dihadiri  SEVP BSM, Anton Sukarna, Regional Head Indonesia Timur BSM Iman Himawan Ridwan, Area Manager Makassar Ilyas Ibrahim dan BM KCP Tamalanrea Muhammad Rafik.

Sementara dari Pihak Poltek Negeri Ujung pandang dihadiri oleh Direktur Prof.  Ir. Muhammad Anshar, M.Si, Ph.D. Pembantu Direktur I Ahmad Zubair Sultan, ST, MT, Ph.D, Pembantu Direktur II Dr.  Tawakkal, SE, M.Si.Ak, Pembantu Direktur III Lidemar Halide, ST, MT dan Pembantu Direktur IV HR Fajar, ST, M.Eng. MoU berlangsung di Kampus PNUP, Sabtu (15/06/19).

Iman Himawan Ridwan menyampaikan, dalam kerja sama ini BSM menyuguhkan cash management system (CMS),  berupa pengelolaan keuangan untuk perguruan tinggi secara mandiri. Dengan CMS, pihak Perguruan tinggi dapat mengelola sendiri transaksi keuangannya tanpa harus datang ke kantor bank.

“Baik melakukan pembayaran kepada pihak ketiga,  transfer antar rekening atau antar bank, pembayaran kewajiban rutin dan lain-lain dapat dilakukan sendiri dengan aplikasi CMS,” kata Iman dalam kerja sama yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dana renovasi mesjid Ulil Albaab sebesar Rp100 juta dari Bank Syariah Mandiri tersebut.

Iman melanjutkan, CMS juga meliputi sistem penerimaan pembayaran SPP Mahasiswa secara online melalui outlet kantor Bank, mobile banking, internet banking,  maupun melalui ATM BSM,  ATM mandiri, ATM bersama dan ATM prima dari bank lain yang langsung dapat terekam oleh sistem keuangan perguruan tinggi.

“CMS ini benar-benar sangat meringankan pekerjaan bagian keuangan dalam hal pembuatan laporan keuangan,” jelasnya.

Sementara, Ilyas Ibrahim mengatakan, program CMS bagi bisnis BSM sangat membantu dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga. Terutama pada musim penerimaan mahasiswa dan pembayaran uang SPP.

“Kontribusi dana pihak ketiga dari program CMS biasanya akan berdampak besar pada masa pembayaran SPP dan penerimaan mahasiswa baru,” sebutnya.

Ilyas menggambarkan, Dalam 5 bulan terakhir, pertumbuhan DPK memang belum signifikan. Tapi pihaknya masih optimis di bulan Juni ini akan mulai membaik.

“Untuk pertumbuhan DPK di area Makassar secara tahunan (year on year) sebesar 13,81%. Namun, secara ‘year to date’ (tahun berjalan) baru di angka 4,67%,” rinci Ilyas.

Ia menambahkan, CMS tidak hanya bisa dinikmati oleh mahasiswa, BSM juga menawarkan kerja sama pembayaran gaji dosen dan pegawai (payroll). Termasuk tunjangan dan remunerasi lainnya melalui rekening BSM sesuai sistem syariah.

Lewat CMS, BSM juga menyediakan fasilitas pembiayaan kepada dosen dan pegawai untuk kebutuhan antara lain pemilikan rumah, pemilikan mobil, pemilikan emas batangan sebagai sarana investasi. Termasuk pembiayaan untuk kebutuhan lainnya seperti pendidikan,  penelitian hingga perbaikan rumah.

“Sehingga CMS juga berkontribusi terhadap laju pembiayaan BSM,” pungkasnya. (hery).

Pos terkait