Pererat Silaturahmi, Humas Pemprov Sulsel Halal Bihalal

  • Whatsapp

Pererat Silaturahmi, Humas Pemprov Sulsel Halal Bihalal

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulawesi Selatan menggelar Halal Bihalal di Humas Corner, Taman Kantor Gubernur Sulsel,
Kamis (13/6/2019).

Bacaan Lainnya

Kegiatan halal bihalal yang diiikuti oleh keluarga besar Biro Humas dan Protokol dan para staf Kantor Gubernur Sulsel ini berlangsung hikmat dan santai.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddafi mengatakan, momen ini merupakan waktu untuk saling memaafkan.

“Izinkan saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Hari ini merupakan hari berbahagia,” kata Devo Khaddafi.

Lanjut Devo, kegiatan ini menjadi spirit baru dalam memberikan kinerja yang lebih baik. “Mudah-mudahan pertanda baik, dari tadi subuh hujan dan menjelang  acara berhenti. Tadi hujan, berhenti dan mataharinya terbit. Mudah-mudahan seperti ini ke depan Biro Humas dan Protokol, semuanya baik dan semakin  bersinar,” imbuhnya.

Devo berharap agar biro ini semakin baik ke depannya. Seluruh staf Humas dan Protokol bisa menjalani aktivitas kerja dengan baik. Dan bulan Ramadan yang
telah dilalui bersama menjadi momen untuk menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya.

Dalam kesempatan ini, Devo juga mengucapkan selamat datang kepada 20 CPNS baru di biro ini. “Tenaga baru bagi Biro Humas dan energi baru, ada lagi
teman-teman CPNS yang bisa membatu kami lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz HM Ashar Tamanggong memuji suasana halal bihalal yang berbeda dengan biasanya. “Suasananya ini kayak di Eropa, luar biasa, di sana
tidak banyak pohon tapi dipelihara dan kita banyak pohon,” katanya.

Dalam tausiahnya, Ustadz Ashar Tamanggong memaparkan Idul Fitri merupakan hari raya kemanusiaan dan semua pihak merayakannya.

Idul Fitri hanya bisa dilakukan dengan puasa, orang yang berlebaran Idul Fitri tetapi tidak berpuasa sebelumnya seperti mengharapkan bayang-bayang tetapi tidak  ada bendanya. “Dengan puasa kita mengendalikan nafsu, dengan puasa kita kendalikan,” ujarnya.

Puasa ujungnya adalah takwa dan takwa ujungnya adalah mendapatkan rezeki yang tidak terduga.

Ustadz Ashar juga menekankan pentingnya menjaga hubungan manusia dengan Allah dan sesama manusia. Jangan sampai hanya satu hal yang diperhatikan dan
dijaga. “Dua-duanya harus berjalan seimbang,” tegasnya. (eky).

Pos terkait