Ibu Muda 18 Tahun Diduga Gantung Diri di Kebun Kopi Lembang Rano

Ibu Muda 18 Tahun Diduga Gantung Diri di Kebun Kopi Lembang Rano

TANA TORAJA,UPEKS.co.id—Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat, sesaat setelah mendapatkan  informasi,Sabtu 08 juni 2019 sekitar pkl 14.00 wita anggota Polsek Bonggakaradeng, Bripka Khalvin Mesa Linggi’ bersama Brigpol Aristian mendatangi TKP orang yang diduga gantung diri di Lauwang, Lembang Rano Utara, kec. Rano, kab. Tana toraja.

Bacaan Lainnya
 

Korban atas nama Sinta Santri Sanda (18) dan diketahui sebagai ibu Rumah Tangga muda yang dulu pernah  merencanakan bunuh diri. Alasannya, tak didinafkai suami yang berusia 19 Tahun.

Menurut informasi, Sabtu tgl 8 juni 2019, sekitar pkl 08.00 wita korban bertengkar dengan suaminya, Kurnia  Monggo’. Selanjutnya korban tinggalkan rumah sekitar pukul 10.00.

Selanjutnya, sang suami, Kurnia Monggo keliling mencari korban dan sekitar pkl 13.00,sang istri ditemukanterbujur kaku di kebun kopi. Tak lama berselang Kurnia minta tolong pada David Mangi’ dan Serfianto Pauang untuk mengevakuasi korban dari kebun kopi tersebut.

Ibu Muda 18 Tahun Diduga Gantung Diri di Kebun Kopi Lembang Rano

Saat ditemukan posisi mayat tergeletak di tanah dalam keadaan tengkurap dan di leher korban ditemukan  sepotong tali kecil jenis nilon warna biru dan sepotongnya lagi ditemukan terikat di pohon kopi sekitar 3 meter dari Tanah.

Tali kecil jenis nilon yang di gunakan korban untuk gantung diri diduga putus karna tidak mampu menahan beban korban sehingga posisi korban waktu di temukan sudah tergeletak di tanah.

Berdasarkan keterangan dari saksi, korban pernah ingin mengahiri hidupnya gara gara korban merasa tidak pernah dinafkahi / diberi uang sama suaminya.

Atas pemeriksaan yang dilakukan tim petugas medis di TKP dari Puskesmas Kec. Rano dr. Nataniel Patandean  tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh korban sehingga diduga kuat korban meninggal karena  gantung diri.

Setelah petugas dari Polsek Bongkar berkordinasi dengan pihak kesehatan serta pihak keluarga dari korban  bahwa pihak keluarga merasa tidak keberatan dengan kejadian tersebut dan sudah mengiklaskan/menerima  kejadian bunuh diri tersebut serta tidak perlu diotopsi dan tidak akan menuntut dikemudian hari.

Pihak keluarga Korban meminta kepada petugas kepolisian agar pembuatan surat pernyataan dibuat besok pagi  karena mereka sudah lelah.

Petugas dari Polsek Bongkar telah berkordinasi dengan petugas kesehatan untuk dibuatkan Visum.(Anton)

Pos terkait