EDUKASI BUDAYA

UMI Pendampingan Penyusunan Dokumen SPMI di Toli-Toli dan Pulau Buru

MAKASSAR,UPEKS.co.id–UMI sebagai PTS terakreditasi ‘A” kembali mendapat amanah sebagai Perguruan  tinggi penerima hibah program Asuh PT Unggul  Tahun 2019 asuh, sesuai SK No. 74/B/HK/2019 Direktur Jenderal  Pembelajaran dan Kemahasiswaan Perguruan tinggi penerima program asuh menuju  program studi unggul di  Toli-Toli dan pulau Buru.

Dalam hibah ini melibatkan 34 program studi dengan akreditasi C dari 4 perguruan tinggi, yaitu 3 PT di Kabupaten
Tolitoli, Universitas Madako, STIP  Mujahidin dan STAI Al-Munawwarah Tolitoli dan 1 PT di Pulau Buru,  Universitas Iqra Buru (UNIQBU).

UNIQBU ini memiliki hubungan historis dengan UMI yang tidak bisa dilupakan karena UNIQBU ini lahir dari UMI
dengan nama UMI Buru, kata Ketua  Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMI, Prof.Dr. Ir. H. Abdul Makshud, DEA
yang didampingi Dr. Ir. H. Syamsuddin Yani, MT.,IPM.,Asean.ENg di kantor  LPM UMI, Menara UMI Lt.8, Jumat  (3/5).

”Kami baru saja tiba dari Toli-Toli dan dilanjutkan ke Pulau Buru melakukan kegiatan pendampingan dan  Penyusunan Dokumen SPMI,” ujar alumni Fakultas  Teknik UMI ini.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding,SE.,MSi mengatakan, Alhamdulillah kami patut berbangga  karena Khusus di Wilayah L2Dikti IX, UMI  kembali mendapat kepercayaan sebagai PTS satu-satunya Perguruan  Tinggi yang ditetapkan sebagai penerima program Asuh PT Unggul Batch 1 Tahun 2019, Wilayah IX Sulawesi.

Hosting Unlimited Indonesia

Guru Besar Fakultas Ekonomi UMI ini, menegaskan UMI mempunyai semangat peduli dan berbagi, sharing and
caring dan program ini merupakan salah satu  wujud dari semangat tersebut.

Program Asuh PT Unggul akan  dilaksanakan dalam jangka waktu satu tahun.

Tujuannya memfasilitasi perguruan tinggi yang memiliki kemampuan  dan telah terbukti memiliki mutu yang unggul
untuk mengasuh (membimbing) perguruan tinggi lain yang mutunya masih perlu ditingkatkan, ujar alumni  Fakultas
Ekonomi UMI ini.

Program Pengasuhan diharapkan memenuhi kebutuhan perguruan tinggi asuhan dalam implementasi sistem
penjaminan mutu, diantaranya perbaikan system tata  kelola system penjaminan mutu, peningkatan kompetensi
auditor, pelaksanaan audit mutu internal (AMI) dan peningkatan peringkat akreditasi perguruan tinggi
dan program  studi.

Sementara itu, Dr. Syamsuddin Yani,yang juga Dosen Fakultas Teknologi Industri UMI menambahkan,
pendampingan dalam penyusunan dokumen SPMI  merupakan program pertama dari tiga program utama yang
akan dilaksanakan dan Ketua LPM UMI, Prof. Dr. Ir. Abdul Makhsud.

Prof Abdul Makhsud, juga salah seorang  anggota Tim Pendiri UMI BURU juga hadir sebagai salah seorang narasumber dalam kegiatan workshop  tersebut.

Pendirian UMI Buru diinisiasi Almarhum Prof. Dr. H. Abdurrahman A. Basalamah yang namanya diabadikan
sebagai nama Jalan depan UNIQBU.

Turut serta yang hadir sebagai narasumber yang lain yaitu Syamsuddin Yani,  Ph.D, Dr. Fatma Afrianty Gobel dan Dr. Andi Asni. (rls).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top