MAKASSAR CITY

Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Tinjau Lokasi Pembangunan Living Plaza

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel turun melakukan peninjauan lokasi pembangunan proyek Living Plaza Tamalanrea, di Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (8/5/19).

Mereka turun meninjau untuk melihat dan mengecek langsung dokumen analisis dampak lalu lintas (Andal Lalin) pembangunan plaza berlantai 4 tersebut. 

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel, AKBP Reza Pahlepi, SIK mengatakan, anggota kami sudah turun meninjau lokasi proyek Living Plaza di Jl Perintis Kemerdekaan. 

Mereka turun untuk melihat langsung lokasi bangunan, sekaligus mengecek dokumen Andallalin proyek tersebut.

“Setelah kita tinjau. Selanjutnya kami akan surati dan panggil pemiliknya untuk persentase. Kami juga mau melihat semua kelengkapan dokumen andal lalin-nya,” kata Reza Pahlepi.

“Kami surati pemiliknya. Mereka harus memperlihatkan semua dokumen andal lalinnya dan mempresentasekan rencana pembangunannya,” pungkasnya.

Menurut Reza, semua pengembang, utamanya yang akan membangun di jalan negara wajib memiliki andal lalin. Dan itu sudah diatur dalam Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sangat jelas diatur.

Hosting Unlimited Indonesia

Pada pasal 99 ayat 1 bahwa setiap rencana pembangunan pusat kegiatan, permukiman dan infrastruktur yang akan menimbulkan gangguan kemanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas angkutan jalan wajib miliki analisis dampak lalu lintas.

Pada ayat 3 juga menyebutkan bahwa, hasil analisis dampak lalu lintas merupakan salah satu syarat bagi pengembang untuk mendapatkan izin dari pemerintah sesuai perundang-undangan.

Sebelumnya, Kasi LLAJ Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar, Chaerudin mengatakan, Living Plaza Tamalanrea belum memiliki izin dokumen analisis dampak lalu lintas (Andal lalin).

“Saya sudah cek, Living Plaza belum bermohon andal lalin,” kata Chaeruddin.

Menurut Chaeruddin, harusnya pihak pengembang tidak melakukan aktifitas pembangunan sebelum memiliki andal lalin, Karena analisis dampak lalu lintas adalah syarat mutlak yang harus dimiliki.

Untuk itu, pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar meminta pengembang Living Plaza, agar menghentikan pembangunannya untuk sementara, sebelum memiliki izin dokumen andal lalin. (ris)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top