SULAWESI SELATAN

Petani dan Pedagang Pasar Agro Cece Sumbang Sayur Untuk Korban Bencana

ENREKANG, UPEKS.co.id — Para Petani Desa Sumillan, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang juga turut berbagi peduli terhadap para korban bencana di kabupaten Enrekang terutama di Desa Tiktok dan Desa Potokullin.

Mereka mengumpulkan sayur mayur dari hasil ladang pertanian untuk disumbangkan kepada para korban di desa Kadingeh Baraka dan Desa Potokullin buntu batu yang masih sedang dalam pengungsian.

Menurut salah satu penggerak aksi tersebut, Darman, pihaknya cukup sekali mengumumkan dimasjid, dan masyarakat  langsung bergegas mengumpulkan sayur mayur begitu mendengar kabar jika ada bencana yang menimpa masyarakat di dua desa tersebut.

Sekitar 120 rumah dari 140 Kepala Keluarga atau kurang lebih 434 jiwa didusun Tiktok dan 40 jiwa didusun Potokullin.

“Kami turut merasakan penderitaan yang di alami saudara saudara kita yang sementara berada di pengungsian,” kata Darmawan saing, mewakili pemuda Bossok Sumillan.

Darmawan menjelaskan, bukan kali ini saja dirinya dan para petani memberi bantuan ke para korban musibah bencana alam.

Sebelumnya, para petani ini juga telah mengumpulkan dan mengirimkan bantuan kebutuhan warga yang terkena dampak gempa di beberapa daerah secara swadaya.

Khusus yang dikumpulkan hari ini adalah untuk pengungsi lokal yang mengungsi di rumah rumah keluarganya di desa tetangganya.

Hosting Unlimited Indonesia

Apalagi, berdasarkan info yang diperolehnya bahwa  kebutuhan bahan makanan pengungsian  sangat butuh pasokan sayur mayur.

“Masalah yang dihadapi para pengungsi di lokasi adalah bahan makanan yang tahan lama, seperti sayur-mayur, beras, telur dan lainnya,” ujarnya.

Sayur mayur yang dikirim petani Desa Sumillan akan disalurkan ke dapur-dapur umum  yang tersebar 19 titik   lokasi pengungsian Di Desa Banti dan Desa Kadingeh.

Désa Sumillan adalah daerah penghasil sayur mayur terbesar di Kabupaten Enrekang.

Terpisah, Pimpinan BAZNAS Enrekang, Baharuddin sangat salut dan apresiasi para petani dan pedagang yang ada di pasar agro desa Sumillan.

“Sebenarnya terlambat kami sampaikan, rencananya bantuan tersebut sebagian di bawah di kota Enrekang, tapi karena di Enrekang kota sudah normal. Karenanya kami arahkan ke desa Kadingeh dan Potokullin yang lebih butuh saat ini”. Kata Bahar.

Bahar menjelaskan penyaluran bantuan sayur mayur kepada korban bencana Ini kerjasama yang berulang dalam menangani bencana alam, sebelumnya saat banyaknya pengungsi  gempa palu Donggala di Makassar.

“BAZNAS Enrekang hanya menanggung biaya angkut nya saja, masyarakat ngumpulin sayur mayur dari petani, pedagang dan masyarakat secara swadayaTentu kami mengucapkan terimakasih sebesar besar kepada masyarakat desa Sumillan dan Komunitas pasar agro,” Pungkas Bahar yang istrinya juga berasal dari Cece Desa Sumillan.

Bahar mengatakan Ia dan Pengurus Baznas lainnya mendoakan semoga sedekah sayur ini membawa berkah bagi petani dan masyarakat. Pertaniannya makin subur, harga stabil dan petani makin sejahtera dan makin bahagia semuanya. ( Sry)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top