ANEKA

Jamkrindo Aktif Pacu Pendapatan Subrigasi

 


JAMKRINDO. Pemimpin Perum Jamkrindo Wilayah IX Makassar Hamim Bugi Afianto (kanan) didampingi Kepala Bagian Bisnis Jamkrindo Kanwil IX Makassar, I.G.N. Tata Kwarta Haptana saat buka puasa bersama dengan awak media di Fireflies TSM Makassar, Senin (06/05/19). ist.

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Perum Jamkrindo Wilayah IX Makassar mencatat, kinerja bisnis secara umum di kuartal I/2019 relatif stabil. Termasuk kondisi  pendapatan subrogasi.

Pemimpin Perum Jamkrindo Wilayah IX Makassar Hamim Bugi Afianto, mengatakan, secara umum volume penjaminan hingga triwulan I 2019 mengalami  kenaikan. Termasuk, laba juga naik.

“Penjaminan KUR (Kredit Usaha Rakyat) turun tipis, karena penyaluran KUR oleh perbankan memang turun. Lalu untuk produk surety bond kita juga turun.  Tetapi, Kontra Bank Garansi mengalami kenaikan,” kata Hamim saat buka puasa bersama dengan awak media di Fireflies Trans Studio Mall, Senin (06/05/19)  malam.

Hosting Unlimited Indonesia

Kenaikan volume penjaminan, lanjut Hamim diiringi oleh kenaikan klaim yang dibayarkan. Tercatat, beban klaim mengalami kenaikan dari Rp25,3 miliar di  tahun lalu menjadi Rp 45,5 miliar hingga Maret 2019, sedangkan outstanding klaim yang sudah dibayar Rp900 miliar.

“Klaim tumbuh hingga 78,5 persen.  Kenaikan klaim ini seiring naiknya volume penjaminan yang naik, makanya klaim juga naik,” tuturnya.

Agar bisnis tetap melaju positif, pihaknya pun terus gencar memacu peningkatan pendapatan subrogasi alias pengembalian setelah Pembayaran klaim yang  ditargetkan sepanjang tahun ini sebesar Rp93 miliar. Hingga triwulan I, realisasinya Rp20,4 miliar.

“Tahun lalu targetnya Rp57 miliar. Jadi, beban target meningkat cukup signifikan.  Akhir tahun biasanya baru banyak. Desember lalu dapat Rp10 miliar. Awal awal tahun bank uber dana sama kredit, setelahnya akhir tahun baru buru recovery,”  tuturnya.

Kepala Bagian Bisnis Jamkrindo Kanwil IX Makassar, I.G.N. Tata Kwarta Haptana menambahkan, sesuai volume portofolionya, KUR masih mendominasi  komposisi klaim sejauh ini. Kendati merupakan kredit program, namun Jamkrindo tetap mengoptimalkan koordinasi dengan perbankan dalam hal penyelamatan  status kredit macet.

“Kita ada perjanjian kerja sama dengan Bank. Bank wajib melakukan upaya penyelamatan kredit. Kalau sudah tidak bisa diselamatkan baru klaim,” pungkasnya.  (hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top