Bupati Lepas 300 Orang Tim Safari Ramadan

  • Whatsapp

Bupati Lepas 300 Orang Tim Safari Ramadan

ENTRKANG.UPEKS.co.id—Sedikitnya 300 orang Tim Safari Ramahdan dilepas oleh Bupati Enrekang, Drs. H. Muslimin Bando. M. Pd. melepas Tim Safari
Ramadhan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Minggu (5/5/2019) dan dihadiri Para Muballig berasal dari perwakilan Kecamatan yang
ada di Enrekang.

Bacaan Lainnya

Selain itu hadir pula Para Pimpinan OPD dan juga Instansi lainnya. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Prof Dr Arifuddin Ahmad sebagai Pemateri.

Bupati dalam sambutannya berpesan agar para Muballig selain menyampaikan Dakwah juga tidak lupa menyampaikan terkait peraturan daerah tentang zakat  yaitu Perda No. 6 tahun 2015 dan Peraturan Bupati No. 8 tahun 2016.

“Di Enrekang kita sudah bentuk Badan Amil Zakat Nasional, yang dilantik sejak awal 2016, tugasnya adalah mengumpulkan, mendayagunakan, dan  mendistribusikan zakat,” paparnya.

Ia melanjutkan bahwa untuk level desa dan kecamatan juga telah dilantik lembaga Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

“Para UPZ inilah yang akan melayani masyarakat yang hendak menunaikan ibadah zakat, khususnya zakat harta,” lanjutnya.

Karena itu, ke depan para UPZ selain mendapatkan upah dari hak Amil sebesar 12,5 persen, mereka juga akan disediakan honor oleh Pemda minimal 300 ribu  per bulan.

“Kenapa kita begitu semangat mendorong orang berzakat, sebab kita tidak ingin umat Islam di Enrekang hanya hafal dan tau Ayat Zakat tapi tidak bisa  mengamalkan”, tegasnya.

Muslimin Bando juga menekankan bahwa keberadaan Baznas Enrekang sangat membantu Pemerintah. Bantuan-bantuan terhadap bencana, bedah rumah bagi  orang miskin dan santunan langsung tunai pada golongan fakir miskin sudah kita saksikan dan rasakan langsung manfaatnya.

Baznas Enrekang menyanbut dengan baik apa yang disampaikan Bupati. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang begitu mendukung penuh Baznas, sampai membekali para Dai kisi-kisi materi ceramah Ramadhan  dengan mengangkat tema Zakat,” kata Ilham Kadir yang juga Ketua Infokom MUI Enrekang ini.

Dr Ilham Kadir juga menambahkan bahwa para Muballig harus banyak belajar terkait-materi Zakat, sebab ilmu tentang Zakat merupakan bagian dari ilmu  ekonomi.

“Termasuk hitung-hitungan harta yang akan dizakati, apakah sudah memenuhi syarat atau belum. Semuanya butuh pengetahuan,” Ungkapnya. (Sry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *