SULAWESI SELATAN

Pemda Bulukumba Sambut Ekspansi Bank Muamalat

BULUKUMBA, UPEKS.co.id–Bank Muamalat Indonesia (BMI) Tbk mendatangkan dua penceramah ternama di Kabupaten Bulukumba, Kamis (30/05/19).

Selain sebagai upaya menggaungkan semangat hijrah, ini menjadi rangkaian langkah ekspansi Bank Syariah pertama di Indonesia ini yang berencana akan membuka kantor cabang di kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi tersebut.

Dalam kegiatan bertajuk Bulukumba Berhijrah ini, Ustadz Fakhrurrazi Anshar dan Ustadz Das’ad Latif mengisi ceramah menjelang buka puasa. Kemudian berlanjut mengisi ceramah tarawih yang disambut animo tinggi jemaah Masjid Besar Jabal Taqwa Tanete, Jl Taqwa No. 1 Tanete-Bulukumba.

Pemimpin Bank Muamalat Sulampua, Ahmad S. Ilham mengatakan, kegiatan yang disebut proyek daqwah ini sebenarnya telah menjadi rutinitas yang digelar BMI di Kota Makassar. Bulukumba menjadi Kabupaten pertama di luar Makassar dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“Memilih Bulukumba karena saya orang di sini dan ini menjadi rangkaian perjalanan bank Muamalat untuk segera buka kantor cabang di Bulukumba. Tim survei kami hadir juga. Semoga bisa segera hadir di Bulukumba dan melayani kebutuhan ummat islam. Insya Allah kami akan hadir di kabupaten yang lain,” ujarnya.

Kantor Cabang BMI sendiri telah hadir di tujuh Kabupaten di Sulawesi selatan. Cabang Bulukumba akan menjadi kantor cabang yang ke delapan untuk memperkuat penetrasi di wilayah selatan Sulsel.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, menyambut baik rencana pembukaan kantor cabang Bank Muamalat di Bulukumba. Menurutnya, ini akan memberikan dukungan kepada kegiatan masyarakat dalam layanan keuangan.

“Tentunya, selain dukungan layanan keuangan berbasis syariah kepada masyarakat Bulukumba, Kantor Cabang Muamalat nantinya akan membuat kegiatan keagamaan akan turut meningkat,” ujarnya.

Tomy melanjutkan, rangkaian kegiatan lewat projek daqwa Bulukumba Berhijrah ini adalah bagian kegiatan kultural yang digagas oleh Bank Muamalat ini mendorong kekuatan iman dan taqwa masyarakat di Bulukumba semakin meningkat.

Terlebih, masyarakat punya tanggung jawab moral pascaBulukumba mendeklarasikan sebagai kabupaten islam ditandai dengan empat Perda islam.

“Di luar, kita dikenal punya genetika kegamaan yang lebih kuat dibanding Kabupaten lain. Maka, kegiatan kultural untuk mendorong kegiatan keagamaan yang harus di apresiasi dan diberikan ruang yang lebih luas. Kami dari Pemda sangat mengapresiasi semoga berlanjut,” tuturnya.

Hadirnya Ustadz kondan adalah bentuk komitmen bersama yang tepat dijadikan untuk kembali berhijrah ke jalan benar dengan menjernihkan kembali hati dan pikiran pascapemilu yang bikin bercerai berai.

“Realitas yang telah jauh dan semoga kita kembali ke jalan silaturahmi, berhijrah seperti malam ini. Bagaimana kita kembaali pada jalan yang benar. Pasca pesta demokrasi yang mgkin menyesatkan. Maka malam ini jadi jalan yang lebih baik. Jalan yang lebih benar,” imbaunya.

Turut Hadir dalam rombongan BMI, Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji & Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Regional Sulampua, Azhar Gazali, Kapolres Bulukumba AKBP Syamsul ridwan, Pemain PSM Hasyim Kipuw dan Panglima dari kelompok Laskar Ayam Jantan (LAJ) Deng Uki, Owner YAPMA, Andi Mahir Nagga serta penggiat hijrah lainnya. (hery).

Loading...

#TRENDING

To Top