SULAWESI SELATAN

DLH Bantaeng Gelar Konsultasi Publik

BANTAENG,UPEKS.co.id-Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Menggelar Rapat Konsultasi Publik  di Ruang pertemuan Wakil Bupati Bantaeng,yang diikuti oleh instansi terkait,Kamis(9/5/2019).

Menurut Indra wahyudi Rahmat selaku Kabid Pengendalian dampak lingkungan Dinas lingkungan hidup Bantaeng Menyampaikan,peremajaan pohon  ini kita prioritaskan di sekitaran Pantai Seruni untuk mengganti pohon Trambesi yang merusak pendistrian Pagar masyarakat dan badan jalan,jadi rencana yang telah kita lihat kondisinya yang akan kita tanam ada sekitar  394 titik di sekitaran kota Kabupaten,jelasnya.

Namun untuk tahun ini kita masih rencanakan seratus titik dulu secara bertahap sampai dengan cukup dan di Seruni ini,kita akan mulai penanaman pohon dari jalan Teratai sampai di ujung seruni termasuk lapangan dan sekeliling lapangan seruni, jelas dia.

“Adapun pohon yang kita gunakan adalah pohon Tabebuya,yang mana pohon ini perawatannya mudah dan tidak mempunyai akar tunggang sehingga aman untuk bangunan bangunan yang ada disekitarnya, jelas dia.

“Dan tanaman yang kita tanam ini bukan bibit melainkan pohon,pohon ini sudah setinggi kurang lebih tiga meter,jadi InsyaAllah di sekitar bulan desember atau awal januari tahun depan sudah kelihatan bunganya,jadi ini istilahnya hampir sama dengan bunga sakura dan ini juga nantinya akan menjadi ciri khas Bantaeng, tuturnya.

“Pohon ini kita rencanakan juga tanam di perbatasan Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bulukumba sehingga orang yang melintas di Kabupaten Bantaeng,akan melihat warna warna ungu atau ping itu berarti sudah masuk dalam kawasan Kabupaten Bantaeng”, jelas dia.

Ditambahkan,dia berharap agar kedepannya tidak ada lagi kerusakan pendistrian jalan yang diakibatkan oleh pohon pohon pelindung yang telah kita tanam sehingga masyarakat tidak lagi komplen terhadap kerusakan termasuk kerusakan rumah,pagarnya dan tidak lagi terjadi kecelakaan kecelakaan yang diakibatkan oleh pohon pohon ini merusak jalan sehingga kecelakaan terjadi,pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng Abdullah Taibe yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Turut hadir Direktur PDAM Bantaeng Ilyas Syamsuddin dan Indra wahyudi Rahmat Kabid Pengendalian dampak lingkungan Dinas lingkungan hidup Bantaeng.(IPA)

Loading...

#TRENDING

To Top