ANEKA

Usai Sidang, Dua Terdakwa Pembunuhan di Tinumbu Nyaris Dimassa Keluarga Korban

MAKASSAR, UPEKS.co.id —Dua terdakwa kasus pembunuhan dan pembakaran satu keluarga, di lorong 166 B, Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala,
Makassar, dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (4/4/19), sore.

Sebelumnya, sempat tertunda lima kali JPU membacakan tuntutannya dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Supriyadi, dengan mendudukkan dua
terdakwa A Muhammad Ilham Agsari alias Ilho dan Sulkifli Amir alias Ramma.

Dalam tuntutan JPU yang dibacakan oleh Tabrani, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan pembunuhan secara berencana,  bersama-sama dan terorganisir.

Kedua terdakwa, kata Tabrani dianggap telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 340 KUHP, dalam dakwaan primair, jo pasal 55 ayat  (1) ke-1 KUHP.

Hosting Unlimited Indonesia

Adapun hal yang memberatkan terdakwa, yang menjadi pertimbangan JPU yakni karena perbuatan pembunuhan yang dilakukan oleh terdakwa, itu dilakukan  secara berencana.

“Tindakan ini dilakukan pada malam hari. Dimana semua orang pada saat itu sedang tidur dimana korban, ini tidak ada upaya lain,” beber Tabrani.

Menurut Tabrani, peristiwa ini juga sudah terstruktur, karena ada beli bensin dulu dan ada kerugian bukan hanya kerugian materi, tapi juga kerugian nyawa.  Dimana ada rumah lain yang kena dampak dari pembakaran ini.

Usai sidang tuntutan digelar, keluarga korban langsung mengejar kedua terdakwa, saat hendak digiring ke mobil tahanan untuk dibawa ke sel tahanan Rutan  (Rumah Tahanan) Gunung Sari Makassar.

Keluarga korban kecewa tidak mengikuti sidang, saat JPU membacakan tuntutannya dipersidangan. Beruntung, kepolisian bisa menghalau amukan keluarga  korban kepada terdakwa. (penulis: Jay).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top