MAKASSAR CITY

UNBK 2019 SMP, Ini Tanggapan Ketum PP IGI

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Murid-murid SD sedang menjalani USBN dan siswa SMP menjalani UNBK hari ini, Senin (22/4/19). Masih ada beberapa sekolah yang belum mampu melaksanakan UNBK.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (PP IGI), Muhammad Ramli Rahim menuturkan, hanya ada tujuh provinsi yang mampu menyelenggarakan UNBK SMP dengan persentase 100 persen.

Tujuh provinsi yang sudah 100 persen menggelar UNBK yaitu DKI Jakarta, DI Jogjakarta, Jawa Timur, Aceh, Bangka Belitung, Gorontalo, dan Kalimantan Selatan.

“Kesuksesan UNBK ini perlu diapreseasi tetapi tentu saja mereka yang belum mampu 100 persen juga sudah berupaya keras melakukannya,” kata Ramli.

Kendala geografis menjadi salah satu masalah yang belum mampu dituntaskan. Dan dengan berharap tahun depan atau dua tahun depan jika UNBK masih dilaksankan bisa mencapai 100 persen UNBK.

UNBK saat ini tak lagi menentukan kelulusan tak pula menentukan sekolah sasaran untuk melanjutkan pendidikan maka itu para guru harus mengarahkan siswa agar tak berpikir atau berniat sedikit pun untuk curang.

Kecurangan bukan hanya berdampak jelek pada diri pribadi tapi juga buat daerahnya dan generasi selanjutnya. Jika betul pemerintah menjadikan UNBK sebagai data dasar melakukan intervensi bantuan atau program maka ketidakjujuran akan berdampak pada salah sasarannya intervensi atau bantuan tersebut.

Hosting Unlimited Indonesia

“Maka itu siswa diharapkan untuk jujur menampilkan sosok dirinya yang sesungguhnya dalam UNBK,” tandasnya.

Tetapi jika pemerintah pusat tidak menjadikan UNBK sebagai data dasar pengambilan kebijakan, maka sebaiknya UNBK dihapuskan saja karena anggarannya bisa digunakan untuk menghapuskan sistem honorer yang mendzolimi guru.

Bagi kawan-kawan guru, tolong jangan lagi membantu siswa, biarkan siswa kita dapat nilai nol sebagai gambaran kemampuannya daripada merusak integritas mereka dengan cara membantunya.

Tiga tahun kawan-kawan guru mencerdaskan mereka, membuat mereka pintar tapi semua itu tak berguna sama sekali jika integritasnya dihancurkan diujung waktu. Ibarat orang beriman dan bertakwa tetapi diakhir hidupnya dalam kemaksiatan. Membantu siswa saat ujian, bukan hanya mengelabui pengambil kebijakan tetapi juga menghancurkan integritas anak didik. Tak ada gunakan kecerdasan tinggi, kepintaran luar biasa jika integritasnya hancur.

Disiplin pengawas ujian menjadi keniscayaan karena integritas pengawas ada pada kemampuannya bertindak tegas dan tidak membiarkan sesuatu yang terjadi bisa menghancurkan reputasinya

Bagi pemerintah, demi menjaga integritas, pemerintah harus tegas dan memberi sanksi berat bagi pelanggar UNBK. Bagi siswa, tunda kelulusannnya setahun kedepan, bagi pengawas, tunda kenaikan pangkatnya hingga 5 tahun kedepan jika bermain-main dengan integritas saat UNBK. (Asrul)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top