ANEKA

TNI, Polri, SKPD dan Relawan  Pelatihan Potensi SAR Water Rescue

GOWA, UPEKS.co.id— Sebanyak 40 orang yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Relawan, dan SKPD mengikuti
Pelatihan Potensi SAR di Permukaan Air (Water Rescue), yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan
Pertolongan Kelas A Makassar (Basarnars) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gowa.

Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI F. Indra Jaya, mengaku potensi kedaruratan di suatu
daerah tidak dapat ditebak, sehingga para potensi SAR dituntut untuk selalu waspada dan siap siaga menghadapi
segala kondisi kedaruratan yang terjadi.

” Kita tidak tahu kapan dan dimana bahaya itu akan datang mengancam kita semua. Untuk itu untuk  mengatisipasinya kita mengadakan pelatihan ini agar memiliki persepsi yang sama ketika menghadapi masalah  darurat khusunya di permukaan air,” jelasnya, saat membuka pelatihan, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kamis  (4/4/2019).

Selain itu, menurut Indra Jaya, kegiatan ini juga untuk meningkatkan profesionalisme, kekompakan, dan kerjasama
SAR agar selalu terjalin, terutama dalam melaksanakan tugas yaitu menyelamatkan, memberi pertolongan dan
mengevakuasi korban.

Hosting Unlimited Indonesia

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Kaharuddin mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan
kemampuan dan koordinasi antar kantor pencarian dan pertolongan SAR Makassar dengan potensi SAR di
wilayah kerja kantor Makassar, salah satunya di Kabupaten Gowa.

” Kegiatan ini kita lakukan untuk memberikan pemahaman bagi potensi SAR bagaiamna melakukan pertolongam
pada permukaan air, dan bagaimana menjalankan tugas pokok yang tepag, cepat dan aman demi keberhasilan
operasi SAR,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Gowa, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa ini.
Menurutnya kegiatan seperti ini sangat baik, apalagi baru-baru ini Gowa ditimpa Banjir dan Longsor.

” Tentunya sangat mengapresiasi karena kegiatan ini merangkup beberapa elemen dan relawan kemanusian se-
Kabupaten Gowa,” katanya.

Dalam penanggulangan bencana dibutuhkan penguatan personil baik kecelakaan, bencana banjir, maupun
kondisi yang membahayakan jiwa manusia. Disitulah operasi potensi SAR wajib membantu Basarnas dalam  pelaksanaan operasi SAR.

Olehnya dirinya berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini, para peserta bisa mengikuti pelatihan dengan baik
sehingga apa yang didapatkan kedepannya bisa berguna dalam upaya pelaksanaan pencarian dan pertolongan
serta perlindungan masyarakat.

Sekadar diketahui pelatihan ini dilaksanakan selama enam hari, yang dimulai sejak 3 April kemarin hingga 8 April
mendatang, di Manggala Agni Daops Parangloe dengan bentuk pelatihan secara diskusi, praktek lapangan, dan
simulasi.(sofyan).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top